NGABANG – Sebanyak 350 prajurit armed/16 Tumbak Kaputing pulang dari tugas pengamanan perbatasan Republik Indonesia - Malaysia menuju batalyon pada Selasa (11/6).
Mereka disambut dengan haru oleh keluarga setelah sukses melaksanakan tugas selama satu tahun di sisi barat perbatasan.
Komandan Yonarmed 16 Tumbak Kaputing sekaligus mantan Komandan Satgas Pamtas Letkol Arm Andreas Prabowo Putro mengatakan pengamanan perbatasan di sektor barat Kalimantan Barat dilaksanakan kurang lebih 12 bulan.
Sejak 29 Mei 2023 hingga 10 Juni 2024 lalu. Pada pagi itu, pihaknya melaksanakan tradisi penyambutan.
“Dalam pelaksanaan tugas itu kami banyak sekali mendapatkan pengalaman baik berupa kerja sama, kemudian kegiatan-kegiatan yang belum pernah kami alami sebelumnya bersama dengan tentara darat Malaysia. Kemudian kami lakukan kegiatan-kegiatan yang membantu masyarakat perbatasan,” kata Letkol Arm Andreas di Ngabang.
Andreas mengatakan, selama satu tahun bertugas prajuritnya berhasil menggagalkan penyelundupan kurang lebih 50 kg narkotika jenis sabu dan 10.000 butir pil ekstasi, dengan tersangka kurang lebih 16 warga negara Indonesia dan 7 warga negara asing asal Malaysia.
“Puji syukur pimpinan mulai dari atasan langsung sampai dengan pimpinan instansi vertikal lainnya mengapresiasi apa yang kami lakukan karena selama kami bertugas,” terangnya.
Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Landak dan forkopimda yang telah membantu selama prajuritnya melaksanakan tugas. Karena kata dia, meninggalkan keluarga kurang lebih satu tahun tidaklah mudah. Apalagi ada keluarga yang sakit hingga bisa dibantu oleh forkopimda. Pihaknya sangat merasakan hal itu.
“Untuk para prajurit kami, kami hormat bangga dengan apa yang telah dicapai. Kemudian tetap waspada tidak boleh terlalu bergembira yang berlebihan karena sesuatu yang berlebihan tidak baik,” ujar Andreas.
Sementara itu Penjabat (Pj) Bupati Landak Gutmen Nainggolan mengatakan, hari itu adalah hari yang sangat bahagia sekaligus membanggakan bagi kita semua. Prajurit Yon Armed 16 Tumbak Kaputing telah kembali ke kesatuan dalam keadaan aman. “Mereka mampu menjawab kepercayaan dan kehormatan negara dengan menjalankan tugas dengan baik,” ungkap Gutmen.
Atas nama pemerintah Kabupaten Landak dan masyarakat Landak ia mengucapkan selamat datang. Ia menyampaikan serta apresiasi setinggi-tingginya kepada Satgas yang telah melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia dengan sukses. Seluruh kerja keras sekalian merupakan bukti bahwa peran dan partisipasi TNI di daerah penugasan masih sangat menarik dibutuhkan keberadaannya.
“Saya meyakini tugas dan tanggung jawab ini tidak ringan semua tugas itu kalian laksanakan dengan penuh rasa tulus dan ikhlas serta kesadaran untuk berbuat yang terbaik sehingga berhasil menoreh berbagai prestasi selama penugasan,” kata dia.
Sejumlah prestasi tersebut, kata dia ialah salah satunya berhasil menggagalkan penyeludupan narkotika jenis sabu sebesar seberat 15,75 kilogram waktu awal penugasan dan 21,2 kilogram menjelang purna tugas.
Prajurit juga dapat melaksanakan tugas pokok dalam rangka menjaga dan mengamankan wilayah perbatasan dengan optimal.
“Prajurit satgas juga telah mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan serbuan teritorial bakti TNI, komunikasi sosial serta berbagai kegiatan lainnya di bidang pendidikan kesehatan perekonomian dan kerohanian yang dikemas secara kreatif dan inovatif,” kata dia. (mif)
Editor : A'an