Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Dampak Kemarau, Petani Tomat di Kabupaten Landak Merugi

A'an • Rabu, 14 Agustus 2024 | 11:26 WIB
GAGAL PANEN: Iqbal, petani tomat asal Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, saat menunjukkan tanamannya yang terdampak kemarau.
GAGAL PANEN: Iqbal, petani tomat asal Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, saat menunjukkan tanamannya yang terdampak kemarau.

NGABANG — Minimnya curah hujan dalam sebulan terakhir di Kabupaten Landak turut berdampak pada tanaman tomat milik petani. Selain banyak tanaman yang mati, kualitas buah tomat juga menurun serta mengalami kebusukan.

Tanaman tomat milik Iqbal, misalnya. Petani asal Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang ini turut terdampak kemarau yang melanda wilayah Landak dalam sebulan terakhir.

Iqbal mengatakan, dari total 1.000 pohon tomat yang ditanam di lahan miliknya, hanya tersisa sekitar 900 pohon.

“Kondisi cuaca seperti sekarang ini berpengaruh pada tanaman tomat kami. Tidak sedikit yang mati,” katanya.

Selain menyebabkan pohon tomat layu karena kekurangan air, buah-buah tomat yang dihasilkan juga tidak maksimal karena ukurannya lebih kecil. Bahkan, banyak buah tomat yang mengalami kebusukan.

Sementara itu, Idrus Lianus, pendamping petani, mengatakan bahwa meskipun lebih rentan terhadap kekeringan, jenis tomat yang ditanam di lahan ini memang lebih cenderung tahan terhadap virus.

Hal senada juga diungkapkan oleh Samsul, pendamping petani lainnya. Menurut Samsul, kekurangan air menyebabkan unsur hara tidak dapat terserap oleh tanaman, sehingga memperparah kebusukan buah.

Selain kebusukan buah, penyakit yang kerap menyerang tanaman tomat adalah keriting daun. Menurut Samsul, untuk mengatasi keriting daun, dapat digunakan bahan aktif abamectin. Sementara itu, untuk pembesaran buah dan penghijauan daun, dapat digunakan nutrisi yang mengandung kalsium dan boron. (arf)

 

Editor : A'an
#tomat #petani #landak #Kemarau