Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jalan Serimbu-Ngabang Nyaris Putus Akibat Longsor

Miftahul Khair • Selasa, 27 Agustus 2024 | 10:06 WIB

LONGSOR: Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Behe saat melakukan kegiatan monitoring di lokasi longsor di Dusun Engkalong, Desa Nyayum, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak. (ISTIMEWA)
LONGSOR: Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Behe saat melakukan kegiatan monitoring di lokasi longsor di Dusun Engkalong, Desa Nyayum, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak. (ISTIMEWA)


NGABANG - Tingginya curah hujan yang terjadi di Kabupaten Landak mengakibatkan jalan Serimbu-Ngabang, nyaris putus akibat longsor. Tepatnya di Dusun Engkalong, Desa Nyayum, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Senin (26/8).

Akibatnya, warga yang melintasi jalan di sekitar lokasi longsor harus sangat berhati-hati, terutama saat menggunakan kendaraan. Di sekitar lokasi bencana juga telah dipasang tanda peringatan dengan tulisan "HATI-HATI JALAN LONGSOR" untuk mengingatkan pengendara.

Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Behe, Aipda Heri Candra Simatupang, yang berada di lokasi mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian tanah longsor di jalan raya Dusun Engkalong, Desa Nyayum, tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa situasi geografis di daerah tersebut memang rawan terjadi longsor, terutama saat musim hujan dengan curah hujan yang tinggi.

Lebih lanjut, Heri menambahkan bahwa koordinasi dengan pihak terkait akan terus dilakukan untuk memastikan langkah-langkah mitigasi berjalan efektif.

"Kami juga akan terus memantau perkembangan situasi dan segera mengambil tindakan jika diperlukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," tambah Aipda Heri Candra Simatupang.

Ia mengimbau kepada warga untuk selalu mematuhi tanda-tanda peringatan yang telah dipasang dan tidak memaksakan diri melintasi jalan yang rawan jika tidak mendesak.

“Keselamatan kita adalah yang utama. Lebih baik menunda perjalanan daripada mengambil risiko yang bisa membahayakan nyawa dan longsor tersebut juga telah dilaporkan ke DPU PR - Pera Kabupaten Landak,” tutupnya.(arf)

Editor : Miftahul Khair
#longsor #landak #jalan #Serimbu Ngabang