NGABANG - Setidaknya enam desa di Kecamatan Menyuke terendam baniir. Banjir paling tinggi merendam kawasan pasar desa darit, dengan ketinggian mencapai satu meter.
Genangan banjir yang merendam sejumlah desa itu sudah memasuki hari ketiga, sejak terjadi pada hari Minggu (24/11/2024).
Banjir tersebut disebabkan karena tingginya intensitas hujan yang terjadi beberapa hari terakhir, sehingga diakibatkan sungai di sekitarnya meluap dan menghenangi pemukiman, dan fasilitas umum lainnya.
Kapolsek menyuke, Ipda Aprianus menuturkan, total sebanyak enam desa di kawasan Kecamatan Menyuke yang terdampak banjir.
“Kondisi paling parah terjadi di kawasan pasar desa darit, dengan ketinggian air mencapai satu meter,” katanya.
Banjir yang merendam kawasan pertokoan tersebut, juga turut mengakibatkan sebagian besar aktivitas ekonomi terhenti.
Namun beberapa toko, terutama penjual bahan pokok harian, tetap berjualan meski terendam banjir.
Selain merendam permukiman warga, ipda aprianus menyebut, genangan banjir juga turut merendam akses jalan darit menuju simpang tiga perbatasan kabupaten bengkayang, hingga mengakibatkan akses transportasi darat lumpuh total.
Warga tetap diimbau waspada terutama memperhatikan aktivitas anak-anak yang bermain banjir, termasuk mengantisipasi potensi hujan yang dapat memperparah kondisi banjir. (arf)
Editor : A'an