Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Polres Landak Siapkan 2.764 Ha Lahan untuk Program Penanaman Jagung

A'an • Rabu, 22 Januari 2025 | 11:43 WIB

TANAM PERDANA: Polres Landak bersama sejumlah instansi mulai menjalankan program swasembada pangan dengan penanaman jagung serentak di Desa Pawis, Kecamatan Jelimpo, pada Selasa (21/1).
TANAM PERDANA: Polres Landak bersama sejumlah instansi mulai menjalankan program swasembada pangan dengan penanaman jagung serentak di Desa Pawis, Kecamatan Jelimpo, pada Selasa (21/1).
PONTIANAK POST — Sebagai upaya mendukung program swasembada pangan nasional, Polres Landak menyiapkan 2.764 hektare lahan untuk penanaman jagung di Kabupaten Landak. Tanam perdana di Desa Pawis, Kecamatan Jelimpo, pada Selasa (21/1). Kegiatan ini merupakan bagian dari program penanaman jagung satu juta hektare yang digagas secara nasional. Kapolres Landak, AKBP Siswo Dwi Nugroho, menjelaskan bahwa penanaman jagung akan dilaksanakan secara bertahap dengan target hasil panen tiga hingga lima ton per hektare. "Kami telah memetakan 70 titik lokasi di Kabupaten Landak yang siap untuk program ini," ujar Siswo.

Penanaman tahap pertama dijadwalkan mencakup 110 Ha pada Januari, dilanjutkan dengan 220 hektare di Februari, dan berlanjut hingga Juli. Siswo menegaskan bahwa komitmen ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Kombes Pol Bowo Gede Imantio, Ketua Tim Asistensi Gugus Tugas Polda Kalbar, menambahkan bahwa program swasembada pangan juga dimaksudkan untuk mengedukasi petani mengenai potensi besar komoditas jagung. "Kami mendorong para petani dan penyuluh pertanian di Kabupaten Landak untuk memastikan jagung yang ditanam tumbuh optimal dan mencapai hasil yang diharapkan," katanya.

Tim asistensi sebelumnya telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan lokasi penanaman. Bowo menekankan pentingnya pengelolaan yang efektif dengan pemetaan kelompok tani di setiap kecamatan serta identifikasi kendala lapangan guna menemukan solusi yang berfokus pada hasil. "Hasil kerja akan menjadi tolok ukur kesuksesan. Oleh karena itu, koordinasi dengan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan perusahaan perkebunan harus terus diperkuat agar pelaksanaan program ini berjalan maksimal," tegas Bowo.

Kegiatan ini menegaskan komitmen sinergis antara Polres Landak dan berbagai instansi dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan memperkuat sektor pertanian lokal. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan program penanaman jagung serentak dapat memberikan hasil yang optimal serta manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Landak. (arf)

 

Editor : A'an
#Penanaman Jagung #Polres Landak #Swasembada Pangan Nasional