PONTIANAK POST — Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Landak, AKBP Siswo Dwi Nugroho, menyerahkan bantuan pupuk urea serta obat-obatan pestisida dan fungisida kepada kelompok tani. Kegiatan ini berlangsung di Balai Kemitraan Polsek Ngabang, Sabtu (1/3).
Siswo, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk menyukseskan Ketahanan Pangan Nasional. Saat ini, luas lahan tanam di Kabupaten Landak dalam program tersebut mencapai 3.000 hektare, dengan distribusi bibit jagung hibrida sebanyak 45 ton.
Kapolres juga mengapresiasi kelompok tani yang berpartisipasi aktif dalam program penanaman jagung hibrida. Namun, berdasarkan evaluasi dan pemantauan di lapangan, petani masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pupuk, kebutuhan obat-obatan, serta tanaman yang mengalami stunting, mati, atau terserang hama.
"Mendengar keluhan para petani, kami berupaya memenuhi kebutuhan mereka. Meski belum semuanya dapat terpenuhi, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban petani dalam menjalankan program ketahanan pangan. Ini juga merupakan bentuk kepedulian dan respons kepolisian terhadap aspirasi masyarakat petani," ujar Siswo.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dari semua pihak untuk menyukseskan program ini. Diharapkan, tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen dan memberikan hasil maksimal.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para petani dan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Landak serta mendukung ketahanan pangan nasional. (arf)
Editor : A'an