PONTIANAK POST — Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, meminta masyarakat Kabupaten Landak untuk memaksimalkan pemanfaatan bantuan dari pemerintah guna mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan.
Bantuan yang diserahkan mencakup Sarana Produksi Pertanian (Saprodi) seperti benih padi, pupuk, pestisida, serta Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) seperti traktor, mesin tanam padi transplanter, dan mesin panen padi modern combine harvester.
Karolin menyatakan, pemerintah pusat maupun daerah saat ini tengah menggalakkan berbagai upaya untuk memaksimalkan pencapaian target dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan swasembada pangan nasional. “Semua elemen akan dimaksimalkan untuk bisa mengejar target-target ketahanan pangan kita,” ujar Karolin di Ngabang, Jumat (18/4).
Bupati Landak mengimbau agar semua pihak, baik pemangku kebijakan maupun masyarakat yang berprofesi sebagai petani, dapat memanfaatkan seluruh sarana dan prasarana yang ada untuk mendukung ketahanan pangan.
“Kami mengimbau kepada seluruh stakeholder dan para petani untuk benar-benar memanfaatkan bantuan yang ada dari pemerintah,” tambahnya.
Karolin juga menekankan pentingnya peralatan pertanian yang diberikan kepada kelompok tani untuk dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya dikuasai oleh ketua kelompok, melainkan juga oleh seluruh anggota kelompok tani. “Jangan hanya dikuasai satu atau dua orang saja, tetapi untuk seluruh anggota,” jelas Karolin.
Selain itu, Karolin mengingatkan agar bantuan yang diberikan pemerintah tidak disalahgunakan atau dijual. Ia memastikan akan mengawasi penggunaan bantuan tersebut dan meminta masyarakat untuk melapor jika ada penyalahgunaan. “Jangan sampai terjadi penyalahgunaan, dan jika ada masyarakat yang mengetahui, boleh melapor kepada kami agar dapat dilakukan pembinaan,” tegasnya. (arf)
Editor : Miftahul Khair