PONTIANAK POST - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan memastikan angka inflasi di Kalbar terkendali saat meninjau langsung pelaksanaan Operasi Pasar di Pasar Terminal Ngabang, Rabu (23/4). Adapun paket yang dijual pada pada operasi pasar yakni beras, minyak goreng, dan gula dengan harga di bawah pasaran atau lebih murah dari harga biasa.
Dalam mengantisipasi lonjakan harga, Krisantus menyebut bahwa Pemprov Kalbar memiliki program pasar murah untuk mengatasi hal tersebut.
“Operasi pasar ini juga dilakukan di seluruh kabupaten/kota di Kalbar. Maka dari itu, pemerintah harus hadir dan menjaga stabilitas harga guna menjaga daya beli masyarakat dan harga bisa terkendali,” jelas Krisantus.
Ia juga menyampaikan bahwa untuk menekan angka inflasi, Pemprov Kalbar melakukan operasi pasar di setiap kabupaten/kota se-Kalbar. “Saya yakin, dengan sinergi antara pemerintah kabupaten/kota di Kalbar, laju inflasi akan bisa ditekan. Saat ini inflasi di Kalbar cukup terkendali dan cuma masih ada beberapa kebutuhan pokok menjadi penyumbang inflasi,” tuturnya.
Dengan upaya berkelanjutan melalui operasi pasar dan sinergi antara pemprov dan Pemkab Landak, diharapkan stabilitas harga kebutuhan pokok di provinsi ini dapat terus terjaga, sehingga daya beli masyarakat terlindungi dan inflasi tetap terkendali. Langkah-langkah proaktif ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika harga pasar.
Sementara itu, Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kalbar yang telah melaksanakan kegiatan operasi pasar di Kabupaten Landak.
“Terima kasih Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur yang telah melaksanakan kegiatan operasi pasar di Kabupaten Landak. Ini sebenarnya untuk menjaga stabilitas dan secara umum kita (Pemerintah Kabupaten Landak) bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat setiap hari Senin ada rapat yang membahas mengenai inflasi, kenaikan harga bahan pokok, termasuk ketersediaannya. Memang ada beberapa komponen bahan pokok yang mengalami inflasi, terutama bawang, cabe namun sudah jauh lebih rendah dari pada beberapa Minggu yang lalu,” ucapnya.(mse/r)
Editor : Hanif