PONTIANAK POST - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menanggapi usulan perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan provinsi yang rusak di Kabupaten Landak, termasuk ruas jalan Simpang Sidas-Darit, yang kondisinya cukup memprihatinkan.
Hal itu diungkapkan Krisantus saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kabupaten Landak beberapa hari lalu.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar akan terus membangun infrastruktur sesuai kewenangannya, terutama jalan-jalan yang menjadi jalur penting bagi masyarakat.
“Salah satu usulan yang kami terima adalah pembangunan ruas jalan Simpang Pal 20-Nahaya yang terhubung ke Jalan Trans Kalimantan, termasuk juga ruas Simpang Sidas-Darit hingga Simpang Tiga yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah,” ujar Krisantus.
Ia mengakui bahwa pembangunan infrastruktur tidak bisa dilakukan sekaligus, mengingat luasnya wilayah Kalbar. Oleh karena itu, pembangunan akan dilakukan secara bertahap dan terfokus pada prioritas utama yang berdampak besar terhadap mobilitas dan perekonomian masyarakat.
Kondisi ruas jalan Simpang Sidas–Darit memang telah menjadi sorotan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Jalan yang berlubang dan rusak parah ini dinilai menghambat aktivitas transportasi warga, terutama dalam menjalankan kegiatan ekonomi sehari-hari.
Pemerintah Provinsi diharapkan segera merealisasikan pembangunan dan perbaikan jalan tersebut agar mobilitas dan perekonomian warga di Kabupaten Landak dapat kembali berjalan lancar. (arf)
Editor : Hanif