Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan Fransiska di Landak, Setubuhi Korban Sebelum Dihabisi

Arief Nugroho • Kamis, 15 Mei 2025 | 11:12 WIB
AMANKAN PELAKU: Tim Jatanras Polres Landak saat mengamankan pelaku pembunuhan atas Fransiska, yang jenazahnya ditemukan tanpa busana di perkebunan kelapa sawit di Desa Bagak, Kecamatan Menyuke, Landak
AMANKAN PELAKU: Tim Jatanras Polres Landak saat mengamankan pelaku pembunuhan atas Fransiska, yang jenazahnya ditemukan tanpa busana di perkebunan kelapa sawit di Desa Bagak, Kecamatan Menyuke, Landak

PONTIANAK POST – Tim Jatanras Polres Landak dan Satreskrim Polsek Menyuke berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan atas Fransiska, yang jenazahnya ditemukan tanpa busana di perkebunan kelapa sawit di Dusun Bagak, Desa Bagak, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak pada Jumat (2/5) lalu. Pelaku berinisial A, yang merupakan tetangga korban. Aksi bengis pelaku terungkap setelah pihak kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan.

Kapolres Landak, AKBP Siswo Dwi Nugroho, melalui Kasat Reskrim Polres Landak, AKP Heri Susandi, menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan kolaboratif antara Unit Jatanras Satreskrim Polres Landak dan Unit Reskrim Polsek Menyuke. "Pelaku berhasil kami amankan setelah dilakukan serangkaian tindakan penyelidikan intensif. Berdasarkan hasil interogasi dan bukti yang dikaitkan dengan keterangan saksi-saksi, pelaku mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korban Fransiska," kata Heri.

Heri Susandi menambahkan bahwa penangkapan pelaku dilakukan setelah dilakukan penyelidikan mendalam berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian dan keterangan para saksi. "Setelah serangkaian tindakan penyelidikan, kami berhasil mengidentifikasi pelaku berinisial A. Pelaku diamankan di rumahnya tanpa perlawanan pada Sabtu (10/5) sekitar pukul 17.00 WIB," jelasnya.

Sebelumnya, warga Dusun Bagak, Desa Bagak, Kecamatan Menyuke, digemparkan dengan penemuan mayat di perkebunan kelapa sawit. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tanpa busana. Belakangan diketahui bahwa korban adalah Fransiska, yang dilaporkan hilang sejak Rabu malam (30/4).

Korban ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan. Dari hasil olah TKP dan pengamanan beberapa barang bukti seperti pakaian dan sandal korban, penyidik melakukan serangkaian tindakan penyelidikan. Salah satunya adalah melakukan autopsi oleh tim Forensik DokPol Bid Dokkes Polda Kalbar untuk mencari bukti penyebab kematian.

Setelah memperoleh bukti dan petunjuk dari Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Landak yang dibantu oleh Anggota Reskrim Polsek Menyuke, penyelidikan mengarah pada seorang pria berinisial A sebagai terduga pelaku. Pada Minggu (4/5), petugas mulai melakukan pengintaian. Akhirnya, pada Sabtu (10/5) sekitar pukul 17.00 WIB, petugas berhasil menangkap pelaku A di sekitar rumahnya tanpa perlawanan. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Landak untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Pada interogasi awal, pelaku mengakui telah membunuh korban menggunakan pisau dapur. Sebelum melakukan pembunuhan, pelaku juga mengaku sempat melakukan hubungan badan dengan korban," kata Heri.

Heri menambahkan bahwa motif pelaku melakukan pembunuhan adalah karena sakit hati, lantaran korban sempat menceritakan kepada keluarga pelaku bahwa mereka pernah berhubungan intim. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini harus meringkuk di sel jeruji besi. (arf)

Editor : Hanif
#Tim Jatanras #Menyuke #Tetangga Korban #Perkebunan Sawit #Satreskim #landak #korban pembunuhan #tangkap pelaku