Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

AKBP Devi Ariantari Resmi Jabat Kapolres Landak

Arief Nugroho • Jumat, 18 Juli 2025 | 10:56 WIB
SERTIJAB : Proses Sertijab AKBP Devi Ariantari sebagai Kapolres Landak.
SERTIJAB : Proses Sertijab AKBP Devi Ariantari sebagai Kapolres Landak.

PONTIANAK POST - AKBP Devi Ariantari resmi dilantik sebagai Kapolres Landak, menggantikan AKBP Siswo Dwi Nugroho. Pelantikan AKBP Devi sebagai Kapolres Landak melaui upacara serah terima jabatan yang digelar di Polda Kalbar, Kamis (17/7). AKBP Devi sebelumnya menjabat sebagai Kabagwatpers RO SDM Polda Kalbar.

Sebelum sukses menjejaki karir di kepolisian, AKBP Devi merupakan lulusan SMA Taruna Bumi Khatulistiwa. Lantas bagaimana sosok AKBP Devi di mata teman-temannya?

Glorio Sanen salah satunya. Praktisi hukum itu menaruh optimisme kepada AKBP Devi untuk memimpin Polres Landak. Ia yakin, Kapolres Landak yang baru mampu mengemban tugas dengan baik, dan membawa banyak trobosan.

“Saya  mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Kabupaten Landak, kepada AKBP Devi,” kata Sanen.

Bagi Sanen, sosok AKBP Devi merupakan sosok yang tak asing. Dia pun mengenal betul putri Kalbar yang merupakan kakak kelasnya di SMA Taruna Bumi Khatulistiwa.

Sosok Devi dimata Sanen memiliki integritas yang baik. Modal utama memberi pelayanan prima kepada masyarakat Landak.

Disamping itu, yang tak kalah menarik, Kapolres dan Bupati Landak sama-sama merupakan wanita. Karenanya, dia yakin 'Duet Srikandi' Landak itu membawa angin segar dan membuat Landak semakin maju.

“Saya kira ini sangat padu. Bupati Landak perempuan, Kapolresnya juga perempuan, jadi sangat klop lah ini,”  ungkap Sanen.

Ia turut mengapresiasi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo atas penunjukan perempuan satu-satunya di Kalbar yang menjadi Kapolres.

Menurutnya, ini membuktikan bahwa perempuan juga punya kapabilitas luar biasa dalam memimpin, tidak hanya di pemerintahan tapi juga di ranah penegakan hukum, khususnya di tingkat Polres.

Sanen berpesan agar Kapolres Landak yang baru bisa menjaga kearifan lokal dan mengedepankan pendekatan hukum adat dalam menyelesaikan sengketa.

Pendekatan ini, menurut Sanen, sudah terbukti berhasil di berbagai kasus di Landak, sejalan dengan prinsip ultimum remedium (pidana sebagai upaya terakhir).

Disamping itu, dia juga berharap Kapolres yang baru menseriusi masalah narkoba  yang masih menjadi tantangan. Sanen pun berharap semangat polisi melayani, mengayomi, dan melindungi benar-benar bisa diterapkan secara nyata.

 “Saya mengapresiasi dan memberi harapan besar kepada Ibu Kapolres. Saya yakin beliau akan sukses memimpin Landak,” tutup Sanen. (arf)

Editor : Hanif
#sertijab #polda kalbar #Polres Landak #polres #Kapolres Landak #AKBP