PONTIANAK POST - Masyarakat Menyuke, Kabupaten Landak, menggelar ritual adat atau Baremah (Bahasa Dayak Kanayatn) di Panyugu Sembilan (9) Ansenkg Landak di Desa Darit Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, belum lama ini.
Ritual adat ini bertujuan untuk meminta perlindungan keselamatan Ka’ Jubata (Tuhan) dalam rangka Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 tahun 2025 ini.
Selvanus Itus selaku Pangkalatn Ne' Patih menjelaskan dengan media ini, bahwa ritual adat yang diselenggarakan di Panyugu 9 Ansenkg Landak ini untuk memperingati perjuangan nenek moyang yang telah berjuang melawan penjajah, sehingga kita bisa menikmati kemerdekaan Indonesia sampai ke-80 Tahun 2025.
“Setiap peringatan hari kemerdekaan Indonesia, kita di Menyuke ini selalu membuat ritual adat di Panyugu 9 Ansenkg untuk menjaga hal-hal yang tidak kita inginkan baik dari dalam maupun dari luar,” jelas Itus.
Itus juga minta seluruh masyarakat Menyuke untuk ikut berpartisipasi tidak pilih suku ataupun agama, selalu suka damai, menjalankan kerukunan sesuai peringatan kemerdekaan RI yang ke-80.
“Karena perjuangan untuk merebut kemerdekaan ini bukan hanya satu suku dan satu agama saja, melainkan bermacam-macam suku dan agama yang ada di Indonesia maka terjadilah kemerdekaan ini,” jelas Itus.
Setelah selesai ritual adat dilanjutkan makan bersama dan musyawarah atau Bahaump (bahasa Dayak Kanayatn) di pendopo Panyugu 9 Ansenkg Landak dihadiri tokoh adat, tokoh agama, Kepala Desa, Timanggong, Kapolsek, Koramil 05 Menyuke, kapus, ketua panitia HUT RI dan masyarakat Menyuke yang hadir. (arf)
Editor : Hanif