PONTIANAK POST - Pemerintah Daerah Kabupaten Landak bersama KPU melakukan pemahaman politik, salah satunya dengan memberikan sosialisasi pendidikan politik kepada pelajar. Kegiatan digelar karena tingginya angka pemilih pemula di Kabupaten Landak.
Dalam sosialisasi yang dilakukan di SMA Maniamas Ngabang, Rabu (1/10) pagi, Bupati Landak Karolin Margret Natasa, kembali menjadi pemateri dan memberikan edukasi dan pemahaman mekanisme pemilihan umum dan demokrasi di Indonesia.
“Pada hari ini kami bersama dengan KPU Landak menggelar sosialisasi untuk kesadaran politik, pendidikan politik bagi calon pemilih pemula mereka kan ada yang belum mencapai usia 17 tahun dan akan menjadi calon pemilih pada tahun 2029 nanti,”ujar Bupati Pemkab Landak, Karolin.
Melalui upaya pendidikan politik kepada para calon pemilih pemula ini, Bupati Karolin berharap saat menjadi pemilih pemula di Pemilu 2029 nanti, mereka bisa memahami proses demokrasi dan bisa terlibat langsung dalam pelaksanaannya.
“Harapannya mereka memiliki pemahaman berkaitan dengan proses demokrasi dan Pemilu di Indonesia, kemudian mereka juga memiliki kesadaran untuk terlibat secara aktif di TPS pada saat pemilihan yang akan datang,” katanya.
Persiapan sejak dini ini dikatakannya penting, sebab jumlah pemilih pemula pada Pemilu di 2029 nanti cukup besar di Indonesia, sehingga hak suara tersebut akan sangat menentukan masa depan bangsa.
Untuk itu, selain diminta bisa menggunakan hak pilih pemilih pemula nantinya juga diminta cerdas dalam memilih calon-calon pemimpin.
“Mudah-mudahan mereka anak-anak kita yang baru akan terlibat pertama kali dalam Pemilu, kita persiapkan dengan baik sehingga mereka bisa menjadi pemilih yang cerdas,” tutupnya. (arf)
Editor : Hanif