PONTIANAK POST - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, membuka sosialisasi dan menyerahkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 rumah kepada masyarakat. Sosialisasi digelar di Gedung KSU Harapan Kita, Dusun Seluang Danau, Desa Amboyo Inti, Selasa (14/10), siang.
Bantuan bagi 10 rumah tersebut, merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalbar bekerja sama dengan TP PKK, yang diberikan bagi 5 rumah di Dusun Kari Semosok dan 5 rumah di Seluang Danau.
Kegiatan turut dihadiri perwakilan TP PKK Provinsi Kalbar, Perwakilan Dinas Perkim Provisni Kalbar, serta Ketua TP PKK Kabupaten Landak.
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi Kalbar serta Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, yang telah memberikan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni bagi warga Kabupaten Landak tersebut.
Baca Juga: KPI Hentikan Program Xpose Uncensored di Trans7 Usai Gelombang Protes Santri
“Program pembangunan rumah tidak layak huni saat ini di tahun 2025, kita mendapatkan bantuan dari provinsi dan kemungkinan akan ada dari APBN hanya saja memang belum di proses,” jelas Karolin.
Sementara untuk bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Landak dikatakannya baru akan dimulai di tahun 2026 mendatang.
“Sekarang dalam proses pembahasan anggaran. Berapa kekuatan APBD kita,” ucapnya.
Menurut Karolin, pengurangan nilai transfer ke daerah membuat pemerintah daerah kesulitan untuk memilih mana saja program yang harus diprioritaskan.
Namun dia memastikan terus berupaya agar kegiatan-kegiatan yang sifatnya langsung kepada masyarakat bisa terus dianggarkan, selain pelayanan publik.
“Bagi kami pemerintah daerah yang penting pembangunannya sampai kepada masyarakat. Terlepas dari nanti diberikan kepada pusatkah anggarannya atau diberikan kepada daerah, yang penting masyarakat bisa menikmati pembangunan,” imbuhnya.
Karolin berharap, pemerintah pusat bisa tetap mengalokasikan program-program yang bisa langsung dirasakan masyarakat. Mulai dari pembangunan infrastruktur, listrik desa termasuk program 3 juta rumah.
Usai membuka kegiatan sosialisasi dan secara simbolis menyerahkan bantuan kepada 10 penerima, Bupati Karolin juga turut meninjau salah satu rumah penerima bantuan yang berjarak tidak jauh dari lokasi kegiatan. (arf)
Editor : Hanif