Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Landak Raih Penghargaan Penurunan Buta Aksara, Bupati Karolin Ajak Warga Dukung Pendidikan Anak

Arief Nugroho • Jumat, 14 November 2025 | 11:17 WIB

 

PIAGAM : Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat menerima piagam penghargaan percepatan penurunan angka buta aksara oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ulhaq di Jakarta.
PIAGAM : Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat menerima piagam penghargaan percepatan penurunan angka buta aksara oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ulhaq di Jakarta.

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Landak menerima Piagam Penghargaan atas keberhasilan penurunan angka buta aksara dalam acara Gebyar Pendidikan Non-Formal dan Informal (PNFI) serta Peringatan Hari Aksara Internasional tahun 2025 di Jakarta 26 September lalu.  Penghargaan yang diserahkan langsung Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ulhaq diterima Bupati Landak Karolin Margret Natasa yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak. Dia menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia atas piagam penghargaan yang diberikan.

Menurut Karolin capaian itu merupakan hasil kerja keras bersama semua pihak terutama para guru yang ada di Kabupaten Landak dalam melaksanakan tugas sebagai pengajar sehingga bisa menurunkan angka buta aksara di Wilayah Kabupaten Landak.

“Pencapaian luar biasa ini tentu tidak akan bisa kita raih tanpa adanya dukungan dan kerja sama dari semua pihak terutama para guru serta pemangku kepentingan di daerah,” ujarnya.

Seperti yang diketahui bahwa dibandingkan tahun 2022, terjadi penurunan signifikan ada 7.944 orang yang sudah keluar dari kategori buta aksara sampai tahun 2024 atau turun sebesar 2,98%.

“Artinya Kabupaten Landak mengalami kemajuan besar dalam penuntasan buta aksara hanya tinggal 1.471 jiwa, dengan angka yang sudah sangat rendah (hanya 0,54%) dibandingkan banyak daerah lain sehingga ini yang menjadikan dasar dari pemberian Apresiasi Kepada Kepala Daerah,” tambah Karolin.

Terakhir Bupati Karolin mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Landak agar selalu mendorong dan memberikan motivasi anak-anak agar mau sekolah baik dari tingkat SD,SMP,SMA atau bahkan ke ke jenjang perguruan tinggi, karena lewat pendidikan maka mindset bisa lebih maju.

“Kami berharap masyarakat Kabupaten Landak khususnya para orang tua agar terus mendorong dan memotivasi anak-anak sehingga jangan sampai ada yang putus sekolah, kalau bisa dikuliahkan karena melalui pendidikan itulah pola pikir yang baik dan maju bisa terbentuk sehingga ke depan Kabupaten Landak memiliki sumber daya manusia yang mumpuni untuk membangun daerahnya,” tutup Bupati Landak. (arf)

Editor : Hanif
#buta aksara #penghargaan #pendidikan anak #Kabupaten Landak #karolin margret natasa