NGABANG - Di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan pada akhir pekan, Satgas Preemtif Operasi Lilin Kapuas Polres Landak turun langsung melakukan edukasi keamanan di objek wisata Air Terjun Setegung, Desa Mungguk, Kecamatan Ngabang, Minggu (28/12).
Kasatgas Preemtif AKP Zualianto menjelaskan, kehadiran petugas bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang memanfaatkan momen liburan. Objek wisata alam tersebut tampak ramai dikunjungi warga yang menikmati suasana libur bersama keluarga.
"Melihat kondisi itu, Satgas Preemtif menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para pengunjung. Kami mengingatkan masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di sekitar air terjun. Pengunjung diminta tidak lengah ketika mandi atau bermain air, mengingat arus dan kedalaman air dapat membahayakan keselamatan serta berisiko menyebabkan tenggelam," ungkapnya di Ngabang.
Selain keselamatan di air, Satgas Preemtif juga mengimbau pengunjung untuk memperhatikan keamanan kendaraan dan barang pribadi. Warga diminta memarkir kendaraan di lokasi yang aman guna mencegah potensi tindak pencurian.
AKP Zualianto menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari langkah pencegahan selama pelaksanaan Operasi Lilin Kapuas, terutama di kawasan wisata yang ramai saat libur panjang. “Keberadaan personel di tempat wisata bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus mengedukasi agar pengunjung selalu mengutamakan keselamatan diri dan keluarga,” ujar Zualianto.
Ia menambahkan, masyarakat diharapkan mematuhi seluruh imbauan petugas, menjaga barang bawaan, serta saling mengingatkan demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di area wisata. Sejumlah pengunjung menyambut positif kehadiran aparat kepolisian di lokasi. Mereka mengaku merasa lebih tenang dan terlindungi dengan adanya pengawasan serta sosialisasi langsung dari Satgas Preemtif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan secara aman, nyaman, serta terhindar dari risiko kecelakaan maupun gangguan keamanan di kawasan wisata Air Terjun Setegung. (*/r)
Editor : Hanif