PONTIANAK POST — Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Landak kembali berlanjut dengan dimulainya proyek Jembatan Garuda Tahap III dan IV yang ditandai melalui kegiatan ground breaking di Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Senin (6/4).
Kegiatan tersebut digelar secara video conference dan dipimpin langsung oleh Danrem 121/Abw. Turut hadir Dandim 1210/Landak Letkol Kav Andy Setyo Untoro, unsur Forkopimda yang diwakili Camat Menyuke Thomas Ronaldo, Kapolsek Menyuke Iptu Nyoman, perwakilan Danyon Armed 16, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat desa setempat.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pemutaran video kondisi awal jembatan, sambutan dari pemerintah daerah, hingga paparan dari Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi, prosesi peletakan batu pertama, penyaluran bantuan sosial, pemotongan tumpeng, doa bersama, serta interaksi virtual dengan peserta di sejumlah titik lainnya.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Purnomosidi menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan proyek tersebut. Ia menegaskan, TNI tidak hanya berperan dalam bidang pertahanan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Biaya Logistik Meroket, Harga Kebutuhan Pokok di Pontianak Naik
Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga keamanan serta mendukung kelancaran proses pembangunan agar dapat selesai sesuai target.
“Pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Kami berharap proyek ini dapat berjalan lancar, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 1210/Landak Letkol Kav Andy Setyo Untoro menilai proyek tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan aksesibilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Sebagai bagian dari kegiatan, juga disalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga, yang berisi beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, susu kaleng, dan mie instan.
“Jembatan ini diharapkan dapat memperlancar akses warga serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat guna memastikan pembangunan berjalan lancar dan bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat,” ujarnya. (mif/r)
Editor : Hanif