Cegah Karhutla Saat El Niño, Polisi di Landak Lakukan Simulasi Pemadaman dan Edukasi Damkar

Miftahul Khair • Dipublikasikan Kamis, 30 April 2026 | 14:52 WIB
Polsek Ngabang menggelar simulasi pemadaman api di PT IPM pada Rabu (29/4). (DOK POLSEK NGABANG)
Polsek Ngabang menggelar simulasi pemadaman api di PT IPM pada Rabu (29/4). (DOK POLSEK NGABANG)

PONTIANAK POST – Polsek Ngabang terus meningkatkan langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2026 melalui sosialisasi El Niño, simulasi pemadaman api, hingga pengecekan perlengkapan pemadam kebakaran di Desa Temahar Kiru, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Rabu (29/4/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berpotensi meningkatkan risiko karhutla akibat fenomena El Niño.

Selain memberikan edukasi kepada peserta, jajaran Polsek Ngabang bersama anggota Damkar juga melakukan simulasi pemadaman api sebagai bentuk latihan langsung di lapangan.

Baca Juga: Petugas Damkar Bersihkan Halaman Masjid, Berikan Kenyamanan Umat Islam Laksanakan Salat Ied

Simulasi tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan kelengkapan peralatan jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Kapolsek Ngabang AKP Zuanda mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif agar semua pihak lebih siap menghadapi ancaman karhutla.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh elemen, baik perusahaan maupun masyarakat, memahami dampak El Niño serta pentingnya pencegahan karhutla sejak dini,” ujarnya.

Baca Juga: Respon Cepat Polisi dan Damkar Padamkan Kebakaran Mobil di Entikong

Ia menegaskan, sinergi antara kepolisian, perusahaan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan potensi kebakaran hutan dan lahan.

Selain itu, kesiapan peralatan dan kemampuan personel dalam melakukan penanganan awal juga harus menjadi perhatian serius.

Kapolsek menilai pencegahan jauh lebih penting dibanding penanganan saat kebakaran sudah terjadi.

Sementara itu, Manager PT IPM  mengapresiasi langkah Polsek Ngabang yang dinilai sangat membantu meningkatkan kesiapan tim di lapangan.

Menurutnya, sosialisasi dan simulasi tersebut memberikan pemahaman sekaligus pengalaman nyata bagi petugas dalam menghadapi kondisi darurat.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini, karena memberikan bekal pengetahuan sekaligus latihan nyata bagi tim kami dalam menghadapi situasi darurat karhutla,” ungkapnya.

Baca Juga: Ketua RT, RW, dan Petugas Damkar Pontianak Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Cakupan Diharapkan Meningkat pada 2026

Melalui kegiatan ini, seluruh pihak diharapkan semakin waspada terhadap potensi karhutla dan mampu melakukan langkah cepat jika terjadi kebakaran.

Dengan kesiapsiagaan bersama, dampak kebakaran hutan dan lahan diharapkan dapat diminimalkan sehingga lingkungan tetap aman, produktif, dan lestari.

Editor : Miftahul Khair
simulasi pemadam kebakaran el nino karhutla