PONTIANAK POST - Suasana penuh semangat menyelimuti Dusun Tebedak, Desa Tebedak, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat saat warga menggelar panen jagung perdana milik petani lokal, Sugranus, Jumat (22/5/2026). Hamparan jagung menguning dengan tongkol besar menjadi simbol keberhasilan petani memanfaatkan lahan pertanian secara produktif.
Panen jagung Desa Tebedak tersebut menghasilkan sekitar 6.000 kilogram atau 6 ton jagung dari lahan seluas satu hektare. Hasil itu dinilai sangat baik dan menjadi kebanggaan masyarakat setempat.
Kegiatan panen turut dihadiri berbagai unsur pemerintah desa, aparat keamanan, serta kelompok tani. Hadir di lokasi antara lain Sekdes Tebedak Jakaria mewakili kepala desa, Ketua Bumdes Morestus Oya, Kadus Tebedak Rudi Hartono, hingga unsur TNI-Polri dan penyuluh pertanian lapangan.
Jagung tersebut diketahui mulai ditanam pada Februari 2026. Selama masa tanam, petani melakukan perawatan intensif, terutama dalam pemupukan dan pengendalian tanaman.
Hasilnya, tongkol jagung tumbuh besar dan padat. Kondisi itu membuat para petani merasa bangga atas kerja keras yang dilakukan selama berbulan-bulan.
Petani Jadi Garda Ketahanan Pangan Desa
Kapolres Landak Devi Ariantari melalui Kapolsek Ngabang Zuanda mengatakan keberhasilan panen tersebut menjadi bukti nyata semangat masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, sinergi antara petani, pemerintah desa, TNI-Polri, dan instansi terkait sangat penting untuk meningkatkan sektor pertanian di Kabupaten Landak.
“Panen jagung ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan pertanian secara produktif. Kami dari pihak kepolisian sangat mendukung kegiatan positif masyarakat yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Ia berharap keberhasilan petani Desa Tebedak dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengembangkan komoditas jagung yang memiliki nilai ekonomi menjanjikan.
Perawatan Intensif Jadi Kunci
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Tebedak, Natalia Welly, menuturkan hasil panen yang memuaskan tidak lepas dari kedisiplinan petani dalam melakukan pemupukan dan perawatan tanaman.
Menurutnya, kualitas tongkol jagung yang besar menjadi indikator bahwa metode budidaya yang diterapkan sudah berjalan dengan baik.
“Kami akan terus mendampingi para petani agar hasil pertanian semakin meningkat dan mampu memberikan keuntungan besar bagi masyarakat,” katanya.
Harapan Baru Ekonomi Warga Desa
Pemerintah Desa Tebedak menyebut sektor pertanian masih menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama masyarakat. Sekdes Tebedak Jakaria mengatakan hasil panen yang baik membuktikan pertanian dapat menjadi sumber penghasilan menjanjikan jika dikelola serius.
“Kami sangat bangga melihat hasil panen jagung masyarakat yang begitu bagus. Ini menunjukkan bahwa jika dikelola dengan serius dan didukung bersama-sama, sektor pertanian dapat menjadi kekuatan ekonomi desa,” ungkapnya.
Panen perdana tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Warga tampak antusias mengikuti proses panen sambil berharap hasil pertanian di Desa Tebedak terus meningkat dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. (ars)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro