Petani Tebedak Ngabang Berhasil Produksi 6 Ton Jagung dari Lahan Satu Hektare

Miftahul Khair • Dipublikasikan Senin, 25 Mei 2026 | 12:43 WIB
Panen perdana jagung di Desa Tebedak Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak berlangsung meriah pada Jumat (22/5). (ISTIMEWA)
Panen perdana jagung di Desa Tebedak Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak berlangsung meriah pada Jumat (22/5). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST Suasana penuh semangat menyelimuti Dusun Tebedak, Desa Tebedak, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, saat warga menggelar panen perdana jagung milik Sugranus, Jumat (22/5).

Hamparan tanaman jagung yang menguning dengan tongkol besar menjadi gambaran keberhasilan petani setempat dalam mengelola lahan pertanian secara optimal. Jagung tersebut diketahui ditanam sejak Februari 2026 di lahan seluas satu hektare. Dari hasil panen perdana itu, produksi jagung diperkirakan mencapai sekitar 6 ton dengan kualitas yang dinilai sangat baik.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari proses perawatan intensif yang dilakukan petani sejak masa tanam hingga panen. Pemupukan dilakukan secara rutin sehingga menghasilkan tongkol jagung yang besar dan padat. Kapolsek Ngabang Zuanda mengatakan panen tersebut menjadi bukti nyata semangat masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, kolaborasi antara petani, pemerintah desa, TNI-Polri, serta instansi terkait sangat penting dalam mendorong peningkatan sektor pertanian di Kabupaten Landak. “Panen jagung ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan pertanian secara produktif. Kami dari pihak kepolisian sangat mendukung kegiatan positif masyarakat yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan daerah,” jelas Kapolsek.

Baca Juga: Harga Daging Sapi Lokal di Sanggau Tembus Rp170 Ribu per Kilogram Jelang Iduladha

Ia berharap keberhasilan petani Desa Tebedak dapat menjadi contoh bagi desa lain untuk mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung yang memiliki nilai ekonomi menjanjikan.

Sementara itu, Sekdes Tebedak Jakaria menyampaikan pemerintah desa akan terus mendukung kegiatan pertanian masyarakat karena dinilai mampu meningkatkan perekonomian warga. “Kami sangat bangga melihat hasil panen jagung masyarakat yang begitu bagus. Ini menunjukkan bahwa jika dikelola dengan serius dan didukung bersama-sama, sektor pertanian dapat menjadi kekuatan ekonomi desa,” ungkapnya.

Pendamping pertanian lapangan (PPL) Tebedak, Natalia Welly, menilai keberhasilan panen tidak terlepas dari kedisiplinan petani dalam melakukan pemupukan dan perawatan tanaman secara berkala. “Kami akan terus mendampingi para petani agar hasil pertanian semakin meningkat dan mampu memberikan keuntungan besar bagi masyarakat,” tuturnya.

Panen perdana tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan. Warga tampak antusias mengikuti proses panen sambil berharap hasil pertanian di Desa Tebedak terus meningkat dan mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat setempat. (mif/r)

Editor : Hanif
petani Desa Tebedak landak panen perdana jagung