PONTIANAK POST - Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa resmi menutup turnamen sepak bola Senakin Roah Cup 2026 di Desa Senakin, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Sabtu (13/6). Ia mengingatkan bahwa tradisi adat leluhur harus terus dipertahankan meski masyarakat menghadapi perkembangan zaman.
"Dari adat ini kita percaya Jubata (Tuhan Yang Maha Esa) akan memberkati semua usaha dan upaya termasuk di bidang pertanian, perdagangan, sehingga diri bisa menghasilkan rezeki, menghasilkan makanan yang cukup dan hidup sejahtera, dijauhkan dari mara bahaya. Itulah maksud dan tujuan adat orang Dayak," ujar Karolin.
Selain menyampaikan pesan terkait pelestarian budaya, Karolin juga menanggapi kebutuhan fasilitas umum di sekitar lokasi pertandingan. Salah satunya usulan pembangunan kamar mandi umum atau Water Closet (WC) yang disampaikan panitia. Ia kemudian mengajak masyarakat dan pemerintah desa untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong dalam membangun fasilitas bersama.
Dalam kesempatan itu, Karolin juga mengingatkan para pemain agar tetap menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari proses dalam olahraga.
Baca Juga: Wagub Kalbar Dorong ICDN Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Pembangunan Daerah
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Landak Ropina Herdianti mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Senakin Roah Cup 2026, yang berjalan aman dan tertib tanpa konflik antarsuporter. Ia menyebut turnamen kali ini juga menjadi catatan positif karena panitia berhasil mengelola kegiatan dengan baik, hingga tidak mengalami kerugian seperti yang pernah terjadi pada kegiatan serupa sebelumnya.
Ropina juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga keberadaan tradisi adat Roah serta nilai budaya yang diwariskan leluhur. "Kita harus melestarikan budaya kita karena kalau bukan kita siapa lagi. Jangan sampai budaya kita punah," pungkasnya. (mif/r)
Editor : Hanif