PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Kesehatan kembali melanjutkan program safari pelayanan kesehatan dengan menggelar sunatan massal dan cek kesehatan gratis di Kecamatan Sengah Temila, Selasa (30/6).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sengah Temila tersebut menyasar anak-anak selama masa libur sekolah serta masyarakat umum. Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi bagi warga terkait pentingnya menjaga kesehatan keluarga.
Bupati Landak Karolin Margret Natasa yang hadir langsung membuka kegiatan tersebut memanfaatkan kesempatan berkumpul bersama masyarakat untuk menyampaikan sejumlah pesan kesehatan, khususnya terkait pemenuhan gizi anak dan pentingnya pendidikan.
Baca Juga: Pemkab Landak Gelar Sunatan Massal dan Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Mandor
Karolin mengungkapkan, berdasarkan data dari Puskesmas Sengah Temila, masih ditemukan cukup banyak kasus anemia atau kurang darah pada remaja putri di wilayah tersebut.
"Bu Kapus Sengah Temila memberikan data yang cukup mengejutkan bahwa remaja putri kita masih banyak yang mengalami anemia. Kalau dilihat mata sehat, tapi berdiri lama di bawah matahari langsung pingsan. Ini karena kualitas gizinya tidak baik, makannya jangan asal kenyang saja," tegas Karolin.
Ia meminta para orang tua lebih memperhatikan asupan makanan anak, terutama kebutuhan protein pada masa pertumbuhan. Menurutnya, kesehatan dan pendidikan menjadi bekal penting agar generasi muda mampu menghadapi persaingan di masa depan.
Karolin juga mengingatkan agar tidak ada anak yang berhenti sekolah sebelum menyelesaikan pendidikan minimal tingkat SMA. "Kalau anak tidak sekolah, otaknya tidak distimulasi. Tidak diajak berpikir, sel-selnya tidak berkembang dan bisa cepat mengkerut. Jadi anak-anak ini wajib disekolahkan minimal tamat SMA. Kalau tidak sekolah, kita tidak akan bisa berkembang dan bersaing di masa depan," ujar Karolin.
Baca Juga: Bupati Karolin Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya di Landak
Selain edukasi tentang kesehatan anak, Karolin turut mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diberikan pemerintah. Ia mengibaratkan tubuh manusia seperti kendaraan yang membutuhkan perawatan rutin.
"Motor saja diservis Bapak Ibu, ganti oli, ganti ban. Masa orangnya yang tiap hari bangun lalu kerja, badannya tidak diservis? Sayang badan, jadi gunakan kesempatan pemeriksaan kesehatan gratis dari pemerintah ini sebaik-baiknya," imbau Karolin.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak Susi mengatakan kegiatan di Sengah Temila mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Program tersebut melibatkan peserta dari tiga wilayah kerja puskesmas, yakni Puskesmas Sengah Temila, Pahauman, dan Sidas.
Baca Juga: Jaringan Sabu di Sengah Temila Terbongkar, Satresnarkoba Polres Landak Ringkus Empat Pengedar
"Adapun pelaksanaan kegiatan ini bertempat di aula Kantor Kecamatan Sengah Temila dengan jumlah peserta sasaran kita 100 anak. Namun, setelah melalui proses pendaftaran, yang telah diskrining dan berhasil memenuhi syarat kesehatan ada 90 anak yang akan dilakukan tindakan sunat hari ini," kata Susi.
Ia menjelaskan, seluruh proses sunatan dilakukan oleh tenaga kesehatan dengan mengikuti standar medis yang berlaku. Setelah tindakan, peserta juga mendapatkan pemantauan, obat-obatan, edukasi perawatan luka, serta bingkisan dari pemerintah.
"Tindakan sirkumsisi ini dilakukan sesuai standar medis. Pasca-tindakan, anak-anak akan diobservasi, diberikan obat-obatan, dan edukasi perawatan luka. Serta kami berikan bingkisan sebagai bentuk perhatian dari pemerintah kepada anak-anak peserta," pungkas Susi. (mif/r)
Editor : Hanif