PONTIANAK POST – Forkopimcam Air Besar bersama TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menggelar aksi gotong royong membersihkan kawasan Jembatan Serimbu, Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Jumat (10/7).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Asri yang bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.
Aksi bersih-bersih dilakukan setelah beredarnya video di media sosial Instagram yang memperlihatkan tumpukan sampah di sekitar Jembatan Serimbu.
Baca Juga: Mukti Plantation Perkuat Sinergi dengan Forkopimcam Melalui Coffee Morning di Ketapang
Sampah tersebut diduga berasal dari oknum yang membuang limbah rumah tangga sembarangan sehingga memicu perhatian publik. Keberadaan sampah di kawasan tersebut dinilai dapat mengurangi keindahan lingkungan, berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, serta mencemari fasilitas umum yang menjadi akses penting bagi warga.
Kegiatan gotong royong diikuti Camat Air Besar Yulianus Dedi, S.H., Kapolsek Air Besar IPDA Dedi Iskandar, Danramil 1210-07 Air Besar PELDA Mustopa, Kepala Desa Serimbu Suharno, aparatur Kecamatan Air Besar, personel Polsek Air Besar, personel Koramil 1210-07 Air Besar, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Serimbu.
Dalam kesempatan itu, Camat Air Besar Yulianus Dedi mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan sekaligus mengajak masyarakat lebih bertanggung jawab menjaga kebersihan ruang publik.
"Lingkungan yang bersih hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat memiliki kesadaran untuk ikut merawatnya, bukan hanya mengandalkan pemerintah," terangnya.
Baca Juga: Bupati Landak Ajak Orang Tua Penuhi Gizi Anak dan Waspadai Diabetes
Kapolsek Air Besar IPDA Dedi Iskandar, mengatakan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud sinergitas antara pemerintah kecamatan, TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta nyaman bagi seluruh warga.
Kapolsek menilai peristiwa viralnya video pembuangan sampah tersebut perlu dijadikan pengingat agar masyarakat lebih disiplin dalam mengelola sampah. Menurutnya, kawasan Jembatan Serimbu merupakan jalur vital sehingga kebersihannya harus dijaga bersama.
Menurutnya, kebiasaan menjaga kebersihan harus dimulai dari kesadaran setiap individu sehingga tercipta lingkungan yang sehat, nyaman, dan asri. "Kami juga mengimbau masyarakat Desa Serimbu dan wilayah sekitarnya untuk tidak lagi membuang sampah di sekitar jembatan maupun lokasi lain yang dapat mencemari lingkungan," kata Kapolsek. (mif/r)
Editor : Hanif