Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Bupati Karolin Minta Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis dan Jangan Percaya TikTok

Miftahul Khair • Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:10 WIB
Bupati Landak Karolin Margret Natasa menghadiri kegiatan sunatan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Balai Desa Nyayum, Kecamatan Kuala Behe, Rabu (8/7) lalu. (HUMAS PEMKAB LANDAK)
Bupati Landak Karolin Margret Natasa menghadiri kegiatan sunatan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Balai Desa Nyayum, Kecamatan Kuala Behe, Rabu (8/7) lalu. (HUMAS PEMKAB LANDAK)

PONTIANAK POST – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga gizi anak dan memastikan mereka tetap bersekolah.

Pesan tersebut disampaikan Karolin saat menghadiri kegiatan sunatan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Balai Desa Nyayum, Kecamatan Kuala Behe, Rabu (8/7) lalu.

Dalam kesempatan itu, Karolin menyoroti masih tingginya angka stunting di Kabupaten Landak. Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah pola makan anak yang didominasi jajanan rendah gizi.

Baca Juga: Angka Stunting di Sompak Masih 12 Persen, Bupati Karolin Ajak Orang Tua Utamakan Protein Lokal

"Tolong diperhatikan apa yang dimakan anak-anak kita. Zaman modern ini di warung banyak makanan, banyak jajan. Akhirnya anak-anak kita makanannya tidak bergizi. Ditandai dengan apa? Angka stunting kita masih tinggi," tegas Karolin di hadapan warga Desa Nyayum.

Ia mengingatkan para orang tua agar lebih selektif memilih makanan untuk anak. Karolin menyarankan masyarakat memanfaatkan bahan pangan lokal yang kaya protein dan lebih terjangkau dibanding makanan olahan atau jajanan instan.

Untuk memberikan gambaran mengenai pentingnya asupan gizi, Karolin mencontohkan pesepak bola dunia Erling Haaland yang dikenal memiliki kondisi fisik prima berkat pola makan yang dijaga sejak usia dini.

"Jangan hanya makan tepung-tepung kayak cilok, cimol, apalah itu cireng. Karena itu tidak ada kandungan proteinnya. Yang murah-murah, kayak tahu, tempe, kacang hijau, itulah yang bergizi. Yang mahal-mahal belum tentu bergizi," jelasnya.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Kalbar Dampingi DPRD Landak Susun Raperda Ketenteraman dan Perlindungan Masyarakat

Selain membahas kesehatan, Karolin juga menyoroti persoalan pendidikan. Ia mengaku prihatin masih ada anak usia sekolah menengah pertama yang memilih berhenti sekolah untuk bekerja sebagai penambang emas tanpa izin (PETI) atau yang dikenal masyarakat dengan istilah dompeng. Menurutnya, pendidikan tetap harus menjadi prioritas meski keluarga menghadapi keterbatasan ekonomi.

"Ini sekarang musim dompeng, pada berhenti sekolah yang SMP-SMP. Biar kaki ke atas kepala ke bawah, orang tua itu pasti pengen anak-anaknya sukses. Salah satu caranya adalah paksa sekolah. Jangan dia berhenti, jangan dia enggak mau sekolah," ujar Karolin.

Pada kesempatan yang sama, Karolin juga mengajak masyarakat, terutama orang dewasa dan lanjut usia, memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah. Ia mengungkapkan keprihatinannya karena kasus diabetes dan hipertensi mulai banyak ditemukan pada usia yang lebih muda. Ia meminta warga rutin memeriksakan kondisi kesehatan ke puskesmas atau tenaga medis, serta tidak mudah mempercayai informasi kesehatan yang beredar di media sosial.

"Kalau ada persoalan kesehatan jangan percaya TikTok, jangan percaya kata tetangga. Terus jangan merasa, 'Ah enggak ada rasa apa-apa Bu biasa aja'. Pada waktunya badannya akan menyerah. Jadi saya ingin agar orang Landak itu sehat semua, panjang umurnya," pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Landak berharap masyarakat semakin sadar pentingnya pola hidup sehat, pemenuhan gizi keluarga, serta pendidikan anak sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. (mif/r)

Editor : Hanif
#Layanan Kesehatan Gratis #stunting #bupati karolin #asupan gizi