Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

RSUD Landak Penuh Pasien, Karolin Dorong Revitalisasi Rumah Sakit dan Bangun Pasar Baru

Miftahul Khair • Rabu, 15 Juli 2026 | 13:46 WIB
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengunjungi Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalimantan Barat di Pontianak, Senin (13/7).
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengunjungi Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalimantan Barat di Pontianak, Senin (13/7).

PONTIANAK POST – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengajukan usulan pembangunan Pasar Rakyat serta revitalisasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Landak kepada pemerintah pusat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengatasi keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.

Usulan itu disampaikan saat Karolin melakukan audiensi dengan Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalimantan Barat di Pontianak, Senin (13/7). Dalam pertemuan tersebut, Karolin menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat terhadap dua proyek infrastruktur yang dinilai mendesak, yakni pembangunan pasar rakyat dan pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Landak.

Untuk sektor perdagangan, Karolin menjelaskan kondisi pasar rakyat saat ini sudah tidak lagi memadai dari sisi lingkungan maupun fasilitas. Pemerintah Kabupaten Landak sebenarnya telah menyusun rencana pembangunan secara mandiri, namun kemampuan pembiayaan daerah masih terbatas. "Hitungan kami 45 miliar rupiah, Bank Kalbar cuma berani kasih pinjaman 30 miliar rupiah. Kurangnya banyak banget, jadi saya ragu-ragu untuk meminjam, takut nanti mangkrak," ungkap Karolin. 

Baca Juga: Bupati Karolin Usulkan Sekolah Rakyat ke Kementerian PU, Target Dongkrak Angka Lama Sekolah di Landak

Ia berharap pemerintah pusat dapat membantu merealisasikan pembangunan pasar tersebut, mengingat lahan yang akan digunakan telah disiapkan dan dibebaskan oleh Pemerintah Kabupaten Landak pada tahun ini. Selain pembangunan pasar, Karolin juga membawa masterplan pengembangan RSUD Landak yang sebelumnya tertunda akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya, kapasitas rumah sakit saat ini sudah tidak lagi mampu mengimbangi peningkatan jumlah pasien yang terus bertambah setiap tahun. Di sisi lain, fasilitas rumah sakit dinilai sudah memerlukan pengembangan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat ditingkatkan. "Tingkat keterisian tempat tidur kita sudah sangat tinggi. Kalau sekarang mau kirim pasien ke rumah sakit Landak itu agak susah karena penuh terus, kita dikomplain terus," keluhnya.

Karolin menjelaskan, masterplan yang diajukan disusun dalam tiga tahap pembangunan. Tahap awal difokuskan pada pembangunan gedung rawat inap baru yang dirancang agar pelayanan rumah sakit tetap berjalan selama proses konstruksi berlangsung. Ia memastikan seluruh aspek pendukung pembangunan telah dipersiapkan, termasuk kesiapan lahan sehingga proyek dapat segera dilaksanakan apabila memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

"Pokoknya ini lahan tidak ada masalah, operasional rumah sakit tidak ada masalah. Kalau memang ada dananya, tinggal tancap saja. Sisanya urusan saya," pungkas Karolin. (mif/r)

Editor : Hanif
rsud landak pasar rakyat layanan warga