Peringati HKAN 2026, BKSDA Kalbar dan Polri Bersinergi Tanam Pohon di Cagar Alam Mandor

Miftahul Khair • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:16 WIB
BKSDA Kalbar bersama Polres Landak menggelar penanaman pohon di kawasan Cagar Alam Mandor pada Senin (10/8). (ISTIMEWA)
BKSDA Kalbar bersama Polres Landak menggelar penanaman pohon di kawasan Cagar Alam Mandor pada Senin (10/8). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST — Upaya menjaga kelestarian kawasan konservasi di Kabupaten Landak diperkuat bertepatan dengan peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026. Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat menggelar penanaman pohon di kawasan Cagar Alam Mandor, Dusun Kopiang, Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Senin (10/8).

Kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan penanaman pohon. BKSDA Kalbar bersama unsur terkait juga melakukan penyemenan secara simbolis serta memasang plang imbauan yang melarang berbagai aktivitas di dalam kawasan Cagar Alam Mandor.

Pemasangan plang tersebut menjadi penegasan bahwa Cagar Alam Mandor merupakan kawasan konservasi yang harus dilindungi. Upaya menjaga kawasan tidak dapat hanya bertumpu pada petugas, tetapi membutuhkan dukungan pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah desa hingga masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan.

Baca Juga: Karolin Luncurkan Layanan PSC 119 di Landak, Warga Telepon Ambulans Langsung Datang

Kepala BKSDA Kalimantan Barat Murlan Dameria Pane mengatakan HKAN menjadi momentum untuk mengingatkan kembali seluruh pihak mengenai pentingnya menjaga kawasan konservasi. Menurut dia, penanaman pohon merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Namun, kegiatan konservasi tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial.

"Perlindungan kawasan secara berkelanjutan, perlu didukung pengawasan, edukasi serta kerja sama berbagai pihak. Hal tersebut penting untuk memastikan fungsi Cagar Alam Mandor tetap terjaga," terang Murlan.

Murlan juga menekankan pentingnya mencegah berbagai aktivitas yang dapat mengganggu kawasan konservasi. Keberadaan plang imbauan diharapkan menjadi sumber informasi bagi masyarakat sekaligus memperjelas ketentuan mengenai aktivitas yang diperbolehkan di kawasan tersebut.

Polri Dukung Perlindungan Kawasan

Dukungan terhadap upaya perlindungan Cagar Alam Mandor juga disampaikan jajaran Polres Landak. Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, menyatakan kepolisian mendukung langkah BKSDA dalam menjaga kawasan konservasi tersebut.

Baca Juga: Karolin Margret Natasa Lepas Kontingen Pramuka Landak Menuju Jambore Nasional2026 di Cibubur Jakarta

Menurutnya, Cagar Alam Mandor memiliki peran penting bagi kelestarian lingkungan. Karena itu, pengamanan dan perlindungannya membutuhkan kerja sama antara aparat keamanan, BKSDA, pemerintah daerah, pemerintah desa, petugas kehutanan dan masyarakat.

“Polri mendukung langkah-langkah yang dilakukan BKSDA dalam menjaga kawasan Cagar Alam Mandor. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan ini dan tidak melakukan aktivitas yang dilarang di dalam kawasan konservasi,” jelasnya.

Bernadus menambahkan, kerja sama lintas sektor diperlukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran di kawasan konservasi. Kehadiran aparat bersama petugas kehutanan dan pemerintah desa diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat. Ia juga mengajak warga yang tinggal di sekitar Cagar Alam Mandor untuk ikut menjaga kelestarian kawasan. Jika menemukan aktivitas yang berpotensi melanggar ketentuan konservasi, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan petugas terkait.

“Menjaga kawasan konservasi bukan hanya tugas satu instansi. Ini merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian dan sinergi semua pihak, Cagar Alam Mandor diharapkan tetap terjaga dan dapat memberikan manfaat ekologis bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Di tengah tantangan dalam menjaga kelestarian lingkungan, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa penanaman pohon, edukasi dan penguatan pengawasan merupakan bagian yang saling melengkapi dalam menjaga kawasan hutan tetap lestari. (mif)

Editor : Miftahul Khair
cagar alam mandor bksda kalbar Polres Landak tanam pohon