Kabut Asap Selimuti Mempawah Hulu, Puskesmas Karangan Temukan Keluhan yang Mengarah ke ISPA

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:14 WIB
CEGAH DAMPAK KABUT ASAP: Petugas membagikan masker dan vitamin C kepada warga di Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.
CEGAH DAMPAK KABUT ASAP: Petugas membagikan masker dan vitamin C kepada warga di Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.

 

PONTIANAK POST – Kabut asap mulai menyelimuti Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Kondisi tersebut mendorong Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mempawah Hulu membagikan masker dan vitamin C kepada masyarakat, terutama pengguna jalan, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan digelar sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap. Petugas juga mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah jika kabut asap semakin pekat.

Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Kapolsek Mempawah Hulu IPTU Freddy Surya Purnama, S.H., M.H., dengan melibatkan PT Borneo Edo Internasional (BEI) dan Puskesmas Karangan.

Warga Diingatkan Waspadai ISPA

Kepala Puskesmas Karangan Margrethea, S.K.M., bersama staf turut turun ke lapangan. Staf Kecamatan Mempawah Hulu dan tim PT BEI juga ikut membagikan masker kepada warga yang melintas.

Selain memberikan masker, petugas menyampaikan edukasi mengenai risiko paparan asap. Masyarakat diminta segera mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami batuk, sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya.

Pihak Puskesmas Karangan menyebut dalam beberapa waktu terakhir terdapat warga yang datang berobat dengan keluhan atau gejala yang mengarah pada Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Polisi Bagikan Masker di Jalan

Pembagian masker menyasar pengendara dan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah. Vitamin C juga diberikan sebagai bagian dari dukungan preventif terhadap kesehatan masyarakat.

Kapolsek Mempawah Hulu IPTU Freddy Surya Purnama mengatakan kondisi kabut asap membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan.

“Sinergitas lintas sektor sangat diperlukan dalam menghadapi kondisi kabut asap. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan, menggunakan masker saat berada di luar rumah dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gangguan kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, langkah pencegahan penting dilakukan karena masyarakat yang beraktivitas di luar rumah menjadi kelompok yang langsung terpapar asap.

Masyarakat juga diingatkan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara memburuk. Terutama bagi kelompok rentan yang lebih mudah mengalami gangguan akibat paparan asap.

Polri Gandeng Pemerintah dan Swasta

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mempawah Hulu, menegaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.

Kehadiran polisi bersama tenaga kesehatan di tengah masyarakat, kata dia, menjadi bagian dari upaya memberikan perlindungan dan pengayoman secara responsif serta humanis.

Kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi menghadapi dampak kabut asap. Pemerintah kecamatan, kepolisian, tenaga kesehatan dan pihak swasta dilibatkan untuk memberikan perlindungan langsung kepada masyarakat.

Di tengah kabut asap yang mulai mengganggu aktivitas warga Mempawah Hulu, pembagian masker menjadi langkah sederhana untuk mengurangi paparan. Namun, masyarakat tetap membutuhkan kewaspadaan dan informasi kualitas udara agar dapat menyesuaikan aktivitas sehari-hari.

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
pembagian masker kabut asap Mempawah Hulu ISPA Mempawah Hulu kesehatan masyarakat Polsek Mempawah Hulu