Petugas Dapati 30 Hektare Areal Sawit PT Saraswati Agro Estate Terbakar

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:52 WIB
PADAMKAN API: Tim gabungan memadamkan karhutla di areal perkebunan kelapa sawit PT Saraswati Agro Estate, Desa Pak Mayam, Kecamatan Ngabang, Landak, Minggu (23/8). Kebakaran melanda sekitar 30 hektare lahan.
PADAMKAN API: Tim gabungan memadamkan karhutla di areal perkebunan kelapa sawit PT Saraswati Agro Estate, Desa Pak Mayam, Kecamatan Ngabang, Landak, Minggu (23/8). Kebakaran melanda sekitar 30 hektare lahan.

 

PONTIANAK POST — Sekitar 30 hektare areal perkebunan kelapa sawit PT Saraswati Agro Estate di Desa Pak Mayam, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, terbakar sejak Sabtu hingga Minggu (22–23/8/2026).

Api kembali meluas pada Minggu (23/8) di Blok G11, G12, dan G13 setelah kebakaran sehari sebelumnya belum sepenuhnya padam. Kondisi lahan gambut membuat bara berpotensi bertahan di bawah permukaan dan kembali memicu api.

Polres Landak bersama Polsek Ngabang kemudian mengerahkan tim gabungan untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas.

Api Kembali Meluas, Tim Gabungan Bergerak

Kebakaran terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning pada Minggu. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan dan pemadaman di lokasi.

Sekitar pukul 13.00 WIB, tim gabungan berangkat menggunakan dua kendaraan dinas Polres Landak dan satu kendaraan Polsek Ngabang. Tim tiba sekitar pukul 15.15 WIB dan langsung melakukan pemadaman.

Tim dipimpin Kasat Samapta Polres Landak AKP Zulianto. Sebanyak 14 personel Kompi 1 Siaga Polres Landak, lima personel Polsek Ngabang, dua personel BPBD Landak, tiga personel KPH Landak, serta 15 personel pemadam PT Saraswati Agro Estate terlibat dalam operasi tersebut.

Gambut Jadi Tantangan Utama Pemadaman

Petugas menghadapi medan berupa lahan gambut. Api di kawasan seperti ini dapat merambat di bawah permukaan sehingga titik yang terlihat padam masih menyimpan bara.

Karena itu, pemadaman tidak berhenti ketika api permukaan berhasil dikendalikan. Petugas harus melakukan pendinginan untuk memastikan bara di bawah tanah tidak kembali menyala.

“Penanganan tidak hanya sebatas memadamkan api yang terlihat, tetapi juga memastikan tidak ada bara yang tersisa. Karena itu, proses pendinginan dan pemantauan tetap menjadi bagian penting setelah api berhasil dipadamkan,” ujar AKP Zulianto.

Upaya pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 19.15 WIB. Api kemudian dinyatakan padam dan kondisi lokasi terkendali.

Kebakaran Terjadi di Dalam Areal Perusahaan

Kebakaran terjadi di kawasan perkebunan kelapa sawit PT Saraswati Agro Estate. Lokasi tersebut cukup jauh dari permukiman warga sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun ancaman langsung terhadap rumah penduduk.

Hingga operasi pemadaman selesai, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Namun, sumber api belum diketahui. Pihak terkait masih melakukan pendataan dan pemantauan terhadap kondisi lahan, sementara kerugian materiel belum dapat ditaksir.

Perusahaan Kerahkan Tim Pemadam

PT Saraswati Agro Estate turut mengerahkan personel dan unit pemadam kebakaran perusahaan untuk membantu mengendalikan api.

Manager PT Saraswati Agro Estate mengapresiasi keterlibatan kepolisian, BPBD, KPH, dan unsur lain dalam operasi pemadaman.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang telah bersama-sama membantu melakukan pemadaman. Sejak mendapat informasi adanya kebakaran, kami langsung mengerahkan personel dan unit pemadam kebakaran perusahaan untuk mendukung proses penanganan di lapangan,” ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antarpihak membantu mencegah kebakaran semakin meluas. Perusahaan juga berharap kondisi kawasan segera benar-benar aman dan kebakaran tidak kembali terjadi.

Polisi Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui AKP Zulianto menegaskan penanganan karhutla menjadi salah satu prioritas kepolisian.

“Begitu mendapatkan informasi adanya titik panas, personel langsung bergerak melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan. Kami bersama seluruh unsur terkait berupaya semaksimal mungkin agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.

Polisi mengingatkan masyarakat dan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kondisi lahan kering dan mudah terbakar.

Setiap informasi mengenai titik api diminta segera dilaporkan agar dapat ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
karhutla Landak Blok G11 G12 G13 kebakaran lahan gambut Polres Landak PT Saraswati Agro Estate