Pahlawan Api di Tengah Kabut Asap: Bupati Landak Apresiasi Relawan Damkar

Miftahul Khair • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:27 WIB

 

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menghadiri peringatan HUT ke-81 RI yang digelar gabungan Damkar di wilayah tersebut pada Sabtu (22/8). (HUMAS PEMKAB LANDAK)
Bupati Landak Karolin Margret Natasa menghadiri peringatan HUT ke-81 RI yang digelar gabungan Damkar di wilayah tersebut pada Sabtu (22/8). (HUMAS PEMKAB LANDAK)

PONTIANAK POST – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar oleh gabungan Pemadam Kebakaran (Damkar) swasta dan pemerintah di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, berlangsung di tengah keprihatinan atas memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bupati Landak Karolin Margret Natasa yang hadir dalam perayaan tersebut secara khusus meminta panitia untuk membatasi dan memperpendek aktivitas di luar ruangan demi menjaga kesehatan peserta serta masyarakat. Langkah antisipasi ini diambil mengingat peningkatan jumlah titik api secara drastis dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kalimantan Barat hingga memicu perhatian khusus dari pemerintah pusat.

"Tingkat racun yang beredar dalam asap ini sudah masuk ke garis merah, sudah di bawah sedikit lagi mencapai pada garis bahaya. Tentunya kita tidak berharap ini terjadi, kita ingin agar udara kita segera bisa kembali sehat dan bersih," ujar Karolin di Lapangan Bardan, Kabupaten Landak, Sabtu (22/8).

Bupati Karolin menjelaskan bahwa krisis karhutla ini menjadi fokus perhatian serius pemerintah pusat, di mana Presiden telah mendarat di Pontianak pada Sabtu pagi untuk memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla. Merespons hal tersebut, Karolin menegaskan instruksi kepada seluruh jajarannya untuk menghentikan segala bentuk aktivitas pembakaran lahan.

Bupati Karolin meminta agar rangkaian perayaan kemerdekaan yang didominasi kegiatan lapangan dapat disesuaikan. Sebagai bentuk perlindungan fisik dari paparan asap, Karolin turut membagikan masker kepada masyarakat dan peserta saat agenda pawai armada pemadam kebakaran berlangsung. "Oleh karena itu, tanpa mengurangi semangat dari teman-teman yang telah mempersiapkan acara ini dengan baik, kami tetap berpesan agar kita memperpendek acara, mempersingkat aktivitas di luar ruangan sehingga ini tidak menjadi sesuatu yang membahayakan bagi kita semua," tegasnya.

Apresiasi Perjuangan Relawan Pahlawan Api

Meski diwarnai kepungan asap, Bupati Karolin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para relawan pemadam kebakaran yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi bencana kemarau. "Pada saat masyarakat menghadapi musibah kebakaran, kalau orang lain lari, petugas dan relawan itu malah larinya menuju ke arah api. Pada saat yang lain menghindar dari panas, pemadam justru mendekati titik panasnya. Namun demikian, keselamatan petugas haruslah tetap menjadi prioritas," pesan Karolin.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Rio Candra Halim, menjelaskan bahwa kegiatan bertajuk Semarak HUT ke-81 RI ini digelar untuk mempererat silaturahmi serta kesiapsiagaan fisik lintas instansi, mulai dari BPBD, TNI-Polri, hingga belasan yayasan Damkar swasta di Kabupaten Landak. "Kegiatan ini bersumber dari swadaya, gotong royong anggota, serta dukungan pengusaha di lingkungan Pasar Ngabang. Harapan kami semangat kemerdekaan ini kian membakar semangat kita dalam memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan tanggap kepada masyarakat," pungkas Rio. (mif/r)

Editor : Miftahul Khair
Damkar bupati karolin karhutla relawan kabut asap