Satgas Pangan Sidak Pasar Rakyat Landak, Harga dan Stok Sembako Dipantau

Miftahul Khair • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:53 WIB
Tim Satghas Pangan menggelar sidak pangan di Pasar Rakyat Landak Kecamatan Ngabang pada Rabu (26/8). (HUMAS POLRES LANDAK)
Tim Satghas Pangan menggelar sidak pangan di Pasar Rakyat Landak Kecamatan Ngabang pada Rabu (26/8). (HUMAS POLRES LANDAK)

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Landak bersama Forkopimda menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Rakyat Landak Desa Hilir Kantor Kecamatan Ngabang untuk memantau harga dan stok pangan di wilayah tersebut pada Rabu (26/8).

Langkah pengawasan di lapangan ini diterjunkan langsung oleh tim gabungan dari unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI, hingga Badan Pusat Statistik (BPS). Peninjauan difokuskan pada ketersediaan stok, kelancaran alur distribusi, serta dinamika harga komoditas strategis di tingkat pedagang eceran.

Sejumlah pejabat daerah dan unsur jajaran forum koordinasi pimpinan daerah hadir langsung dalam sidak tersebut, di antaranya Wakil Bupati Landak Erani, KBO Satreskrim Polres Landak IPTU M. Edi D, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Landak John Hetli, Kepala Diskumdag Gusti Agus Kurniawan, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian John Elak, serta Kepala BPS Kabupaten Landak Fahmi Ali Hasyim Juliansyah.

Baca Juga: ODGJ jadi Pelaku Pembakar Lahan hingga Medan Ekstrem, Ini Tantangan Pemadaman Karhutla di Landak

Dari pemantauan di lapak pedagang Pasar Rakyat Tungkul, harga komoditas pangan terpantau relatif terkendali. Cabai merah keriting seharga Rp70.000/kg, cabai merah besar Rp70.000/kg, bawang merah Rp45.000/kg, bawang putih Rp40.000/kg, dan bawang bombay Rp30.000/kg.

Sedangkan wortel seharga Rp32.000/kg, tomat Rp25.000/kg, kentang Rp20.000/kg, kol Rp18.000/kg, serta mentimun Rp18.000/kg. Selain itu, tim juga memantau harga beras premium Cap Padi Madu Rp19.000/kg, beras premium Cap CP Rp17.000/kg, beras medium Cap Bunga Rp14.500/kg, dan beras SPHP produksi Bulog Rp13.000/kg.

Usai menyisir pasar dan berinteraksi langsung dengan para pedagang, rombongan melanjutkan agenda dengan rapat koordinasi evaluasi yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Landak, John Hetli.

Wakil Bupati Landak, Erani, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mengawal keterjangkauan bahan pokok. "Respons cepat dari pemantauan berkala ini sangat krusial guna mengantisipasi potensi lonjakan harga yang berisiko menggerus daya beli masyarakat," ungkap wabup.

Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Landak IPTU M. Edi D menambahkan, bahwa sidak bersama ini menjadi wadah pemetaan untuk menghentikan potensi penimbunan maupun hambatan distribusi yang disengaja. "Kami ingin memastikan bahwa pedagang tidak menerapkan trik nakal. Apalagi sampai melakukan penimbunan yang dapat berdampak langsung kepada masyarakat," terangnya.

Kepala Diskumdag Landak Gusti Agus Kurniawan mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap pasokan pangan. Pengawasan itu dilakukan mulai dari tingkat produsen hingga pengecer.  "Kami memastikan pengawasan pasokan dari tingkat produsen hingga pasar akan terus dikawal secara berkelanjutan," tutupnya. (mif)

 

Editor : Hanif
Satgas Pangan Landak Pasar Rakyat Landak harga pangan daya beli masyarakat harga sembako