PONTIANAK POST – Warga Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, menggelar salat istiska dan istigasah untuk memohon hujan, Selasa (8/9). Doa bersama dilakukan ketika masyarakat menghadapi kemarau, kekeringan, dan kabut asap.
Salat berlangsung di halaman Masjid Besar Nurul Bustannul Jannah. Jemaah mengawali kegiatan dengan membaca istigfar sebagai permohonan ampun kepada Allah SWT.
Mereka kemudian melaksanakan salat istiska dua rakaat yang dilanjutkan dengan khotbah dan istigasah. Zulkifli bertindak sebagai imam, khotbah disampaikan Furqon Sahlani, sedangkan istigasah dipimpin Juanda.
Salat istiska menjadi ikhtiar warga untuk memohon hujan setelah kemarau memicu kesulitan air dan memperburuk kabut asap. Hujan dinantikan untuk mengurangi kekeringan sekaligus membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan di tengah kondisi lingkungan yang sulit. Warga bermunajat agar dampak kemarau dan kabut asap segera berakhir.
Polisi Amankan Kegiatan
Personel Polsek Mempawah Hulu menghadiri sekaligus mengamankan kegiatan tersebut. Polisi juga mengatur arus lalu lintas di sekitar masjid agar kegiatan berlangsung tertib.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Pelaksana Harian Kapolsek Mempawah Hulu Ipda Herlinus Sipit menyatakan, kehadiran polisi merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Pengamanan dilakukan agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro