
PONTIANAK POST — Kesiapan mental serta penguasaan teknologi menjadi kunci penting dalam menempuh pendidikan tinggi berbasis jarak jauh. Memantapkan langkah tersebut, sebanyak 159 mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Pontianak yang memanfaatkan layanan akademik melalui Sentra Layanan UT (SALUT) Landak antusias mengikuti pelatihan belajar daring di Aula Kantor Bupati Landak, Minggu (13/9).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai fondasi krusial untuk membekali para mahasiswa baru sebelum terjun ke dalam sistem perkuliahan mandiri di UT yang mayoritas berbasis teknologi digital. Selama pelatihan, para peserta diajarkan strategi belajar efektif, optimalisasi platform pembelajaran daring, hingga hal-hal teknis yang perlu dipahami selama masa studi.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Manager Marketing dan Registrasi UT Pontianak, Fahriansyah, SE., MM. Dalam pengarahannya, ia menggarisbawahi krusialnya kemandirian belajar serta kecakapan mahasiswa dalam memanfaatkan ekosistem fasilitas akademik yang telah disiapkan universitas.
Baca Juga: Pemkab Kapuas Hulu Jalin Kerjasama dengan Universitas Terbuka untuk Tingkatkan SDM
Tanamkan Jiwa Nasionalisme dan Peran Agen Pembangunan
Tak hanya pembekalan teknis digital, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum bertajuk “Bela Negara: Peranan Mahasiswa sebagai Agen Pembangunan” yang dipaparkan langsung oleh Wakapolres Landak, Kompol Syaiful Bahri, S.Sos., M.Sos.
Dalam paparannya, Kompol Syaiful memberikan wawasan baru bahwa esensi bela negara bagi kaum intelektual tidak selalu diidentikkan dengan bidang pertahanan militer. Kontribusi nyata dalam ranah pendidikan, pembangunan daerah, kepedulian sosial, serta pengabdian masyarakat merupakan bentuk nyata dari keikutsertaan membela negara.
Melalui bekal wawasan tersebut, mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi berpendidikan, memiliki wawasan luas, berintegritas tinggi, serta sanggup memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah Kabupaten Landak.
Agenda ini turut dihadiri oleh Penanggung Jawab Wilayah (PJW) Landak UT Pontianak, Dedek Andiar, S.M., serta Kepala SALUT Landak, L. Sahat Tinambunan, bersama jajaran staf administrasi SALUT.
Membangun Kemandirian dan Disiplin Studi
Dalam kesempatan yang sama, Kepala SALUT Landak menyoroti pentingnya pembekalan ini sebagai sarana pemantik motivasi sejak hari pertama perkuliahan.
“Mahasiswa UT dituntut mampu belajar secara mandiri, disiplin dan memanfaatkan teknologi dengan baik. Karena itu, pembekalan seperti ini penting agar mahasiswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki motivasi untuk menyelesaikan pendidikannya,” ujarnya.
Melalui rangkaian pelatihan intensif ini, 159 mahasiswa baru tersebut diharapkan dapat menguasai sistem pembelajaran UT dengan baik, sehingga siap menjalani seluruh proses perkuliahan secara konsisten, percaya diri, hingga sukses meraih gelar sarjana.