Gotong Royong Tanam Jagung Hibrida di Pawis Hilir Kabupaten Landak

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 23:11 WIB
TANAM JAGUNG: Kelompok Tani Semangat Gotong Royong bersama penyuluh pertanian dan Bhabinkamtibmas menanam jagung hibrida di lahan seluas sekitar satu hektare di Dusun Adong Dua, Desa Pawis Hilir, Kecamatan Jelimpo, Landak, Selasa (29/9).
TANAM JAGUNG: Kelompok Tani Semangat Gotong Royong bersama penyuluh pertanian dan Bhabinkamtibmas menanam jagung hibrida di lahan seluas sekitar satu hektare di Dusun Adong Dua, Desa Pawis Hilir, Kecamatan Jelimpo, Landak, Selasa (29/9).

 

PONTIANAK POST — Kelompok Tani Semangat Gotong Royong mulai menanam jagung hibrida F1 Super jenis Simetal BISI 321 di lahan seluas sekitar satu hektare di Dusun Adong Dua, Desa Pawis Hilir, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Selasa (29/9).

Penanaman dilakukan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Pawis Hilir dan Bhabinkamtibmas. Kegiatan tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus mendorong produktivitas pertanian masyarakat.

Lahan yang ditanami merupakan milik Ketua Kelompok Tani Semangat Gotong Royong, Ango. Enam anggota kelompok tani turut melakukan penanaman meski cuaca cukup terik.

PPL Desa Pawis Hilir Selfina Netty mengatakan varietas jagung hibrida tersebut dipilih dengan harapan mampu memberikan hasil yang optimal bagi kelompok tani.

“Kami berharap tanaman jagung yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal. Semangat kelompok tani untuk terus mengelola lahan harus tetap dipertahankan sehingga pertanian di Desa Pawis Hilir dapat semakin berkembang,” ujarnya.

Menurut Selfina, pendampingan menjadi bagian penting dalam kegiatan pertanian. Kolaborasi petani, penyuluh, dan pihak lain di lapangan diharapkan membantu kelompok tani dalam mengelola lahan secara berkelanjutan.

Bhabinkamtibmas Desa Pawis Hilir Aipda A.A. Yandra juga ikut mendampingi proses penanaman.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Plt Kapolsek Ngabang Iptu Rinto mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan terhadap aktivitas pertanian masyarakat di wilayah binaan.

“Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Selain itu, kegiatan seperti ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan semangat masyarakat untuk mengembangkan sektor pertanian,” katanya.

Menurut Rinto, keberlanjutan kegiatan pertanian membutuhkan kerja sama kelompok tani, penyuluh, dan pihak terkait. Produktivitas yang meningkat diharapkan ikut memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga petani.

“Dengan adanya sinergi yang baik, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat semakin optimal dan memberikan manfaat bagi peningkatan perekonomian keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.

Penanaman di Pawis Hilir menjadi tahap awal yang hasilnya masih harus menunggu masa panen. Produktivitas satu hektare lahan tersebut nantinya dapat menjadi salah satu indikator keberhasilan penggunaan varietas yang ditanam dan pendampingan budidaya yang dilakukan.

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
jagung hibrida Landak petani Pawis Hilir pertanian Jelimpo kelompok tani Landak ketahanan pangan