Jembatan Perintis Garuda di Landak Buka Akses Warga, Dorong Ekonomi dan Pendidikan Desa

Miftahul Khair • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 11:34 WIB
Pelajar SD melintas di jembatan perintis garuda di Dusun Jering, Desa Bagak, Kecamatan Darit, Selasa (29/9). Hadirnya jembatan baru memudahkan akses pendidikan anak-anak. (PENDIM LANDAK)
Pelajar SD melintas di jembatan perintis garuda di Dusun Jering, Desa Bagak, Kecamatan Darit, Selasa (29/9). Hadirnya jembatan baru memudahkan akses pendidikan anak-anak. (PENDIM LANDAK)

PONTIANAK POST — Kehadiran Jembatan Perintis Garuda di Dusun Jering, Desa Bagak, Kecamatan Darit, Kabupaten Landak, membawa angin segar bagi mobilitas masyarakat setempat.

Infrastruktur penghubung ini menjadi akses krusial yang mendukung kelancaran berbagai aktivitas harian warga, mulai dari perputaran roda ekonomi hingga akses pendidikan anak-anak.

Momentum peninjauan dan kebersamaan di area Jembatan Perintis Garuda tersebut berlangsung pada Selasa (29/9). Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Bagak Rudi Astono, Kepala Dusun Jering Jojhon, jajaran perangkat desa, Babinsa Bagak Serka Fransiskus, serta warga masyarakat dan para pelajar SDN 28 Bagak.

Baca Juga: Kasus Suami Bunuh Istri di BTN Bali Permai Ngabang, Kejari Landak Terima Pelimpahan Tersangka

Bagi para pelajar SDN 28 Bagak, jembatan ini memiliki arti yang sangat vital. Fasilitas publik ini memastikan perjalanan mereka menuju dan pulang sekolah menjadi jauh lebih aman dan lancar.

Selain menopang sektor pendidikan, keberadaan Jembatan Perintis Garuda diproyeksikan mampu mendongkrak denyut perekonomian pedesaan. Akses yang kian terbuka ini mempermudah warga dalam mendistribusikan hasil panen pertanian dan perkebunan ke pusat desa maupun wilayah sekitar. Otomatis, interaksi sosial dan hubungan antarwarga antarkawasan dapat berjalan lebih dinamis.

Di sisi lain, kehadiran Babinsa Bagak, Serka Fransiskus, di tengah masyarakat menegaskan wujud nyata kemanunggalan TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah binaan. Semangat gotong royong antara prajurit TNI, pemerintah desa, dan elemen sipil terus dipupuk demi kemajuan infrastruktur bersama.

Komandan Kodim (Dandim) 1210/Landak, Letkol Inf Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., menekankan bahwa peningkatan kelayakan infrastruktur jalan dan jembatan merupakan pilar esensial dalam memajukan daerah yang selama ini terkendala masalah konektivitas.

“Jembatan Perintis Garuda ini bukan hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi penghubung harapan masyarakat. Dengan akses yang semakin baik, kami berharap aktivitas warga, pendidikananak-anak dan kegiatan perekonomian masyarakat dapat berjalan lebih lancar,” ungkap Dandim. (mif/r)

 

Editor : Hanif
desa bagak infrastruktur desa landak Jembatan Perintis Garuda ekonomi masyarakat