PONTIANAK - Cuka dengan sifat asamnya mampu membasmi segala jenis noda, kuman, dan bakteri.
Terbukti memang larutan cuka, sangat serbaguna hingga menjadi alternatif pembersih dengan bahan alami.
Jamur seringkali menjadi tamu tak diundang yang mengganggu penampilan rumah dan sirkulasi udara, terutama berada di tempat-tempat yang lembab seperti sudut ruangan yang jarang tersentuh.
Selain mengganggu penampilan, tentunya jamur juga dapat menjadi penyebab masalah kesehatan.
Oleh karenanya, hal ini harus ditangani dengan segera, karena jamur dapat memperbesar area hingga merusak tembok dan lantai.
Dilansir dari The Spruce, cuka dipercaya sangat ampuh dalam mengatasi jamur yang tumbuh dan merusak.
Mengapa Cuka Ampuh Membasmi Jamur?
Hal itu dikarenakan cuka mengandung asam asetat yang bersifat asam lemah, tetapi sangat efektif untuk membunuh berbagai jenis jamur dan bakteri.
Berbeda tentu dengan bahan kimia lainnya, cuka sangat aman untuk digunakan.
Terlebih bagi hewan peliharaan dan anak-anak, karena tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya.
Selain membasmi jamur, cuka juga dapat digunakan sebagai pembersih alami untuk berbagai permukaan.
Jamur atau lumut terkadang tumbuh dengan cepat pada kelembaban tinggi, terutama ketika rumah anda terjadi kebocoran pipa dan air yang mengenai berbagai permukaan.
Menjadikan jamur cepat bertumbuh seiring berjalannya waktu dapat merusak tembok.
Cuka menjadi pemilihan yang tepat karena efektif, murah, dan tidak beracun bagi lingkungan.
Pilih cuka dengan kadar asam asetat 4,0%-4,2% atau lebih tinggi, agar bisa memecahkan jamur atau lumut.
Meskipun cuka dapat membantu membasmi jamur, tetapi cara kerjanya cukup lambat dan akan terjadi perubahan warna.
Serta noda sisa dari jamur mungkin memerlukan beberapa tahap pembersihan lagi.
Jangan mencampurkan pemutih dengan cuka, karena hal ini akan berbahaya. Jika dicampurkan maka akan menimbulkan gas klorin yang berpotensi mematikan dengan bau yang menyengat.
Permukaan yang Tidak Aman Dibersihkan dengan Cuka
Terdapat beberapa permukaan yang memang tidak aman jika terkena larutan cuka, sehingga anda perlu memastikan terlebih dahulu sebelum menggunakannya.
Pastikan anda tidak menggunakan cuka pada meja dapur.
Selain itu juga pada lantai marmer, granit, dan batu kapur. Hal ini dikarenakan lapisan mudah terkikis oleh asam yang dihasilkan dari cuka.
Baca Juga: Debat Pamungkas Pilkada Kapuas Hulu 2024 Menilai Visi, Misi, dan Janji Kampanye Paslon
Asam dalam cuka mampu melarutkan kalsium karbonat, pada beberapa permukaan batu dan meninggalkan bekas.
Kemudian juga pada lantai kayu, karena cuka dapat merusak lapisan poliuretan pelindung dari kayu.
Selain itu jangan pernah menggunakan cuka pada layar sentuh, karena akan merusak filter anti-silau dan respons sentuhan layar.
Cuka bukan menjadi pilihan penghilang jamur efektif, bagi permukaan yang berpori dan menyerap, seperti ubin langit-langit atau karpet.
Cuka dapat digunakan untuk pakaian, tetapi biasanya memerlukan beberapa kali pencucian.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan untuk Membasmi Jamur
Siapkan terlebih dahulu alat dan bahan, yang bisa anda gunakan untuk membasmi jamur pada setiap sudut rumah.
Alat:
- Sarung tangan karet
- Masker
- Pelindung mata (opsional)
- Ember
- Sikat berbulu nilon
- Spons
- Botol spray
Bahan:
- Cuka putih
- Cuka pembersih
- Pemutih oksigen bubuk
Langkah-langkahnya:
- Gunakan alat pelindung seperti yang ada di bagian peralatan, kemudian buka ventilasi udara seperti jendela di sekitar area atau menyalakan kipas angin. Hal ini guna memberikan udara bersih di sekitar.
- Lalu tuangkan cuka putih ke dalam botol dan beri label, semprotkan pada permukaan yang berjamur. Biarkan cairan cuka menempel pada permukaan, setidaknya selama satu jam sebelum lanjut ke langkah berikutnya.
- Celupkan spons ke dalam air bersih, kemudian lap permukaan setelah satu jam. Bilas spons secara berkala. Mulai dari atas dan membentuk garis vertikal, agar menampung cairan sisa.
- Lalu cek kembali area permukaan, jika jamur meninggalkan bekas atau lapisan berubah warna, anda bisa menggunakan pemutih berbasis oksigen untuk menghilangkan noda.
- Campurkan setengah cangkir pemutih oksigen bubuk dalam ember berisi dua liter air hangat, kemudian aduk rata hingga larut dan menyatu dengan air. Selanjutnya oleskan larutan ke area yang berubah warna, menggunakan spons bersih atau sikat berbulu nilon dan biarkan selama 30 menit kemudian bilas dengan air bersih.
- Biarkan permukaan kering dengan sendirinya, jika masih terdapat jamur maka anda bisa mengulang langkah yang sama dari awal.
Saat anda menemukan jamur, sesegera mungkin anda langsung membersihkannya.
Hal itu karena jamur dapat menyebar dengan cepat hanya dalam beberapa hari, setiap area dengan kelembaban tinggi karena kebocoran harus diatasi dengan baik agar mencegah penumbuhan. (yol/mgg)
Editor : Miftahul Khair