Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Seberapa Sering Anda Harus Mengganti Sarung Bantal? Tips Ahli untuk Tidur Lebih Sehat

Miftahul Khair • Rabu, 5 Maret 2025 | 13:51 WIB
Ilustrasi sarung bantal bersih dapat membuat tidur lebih sehat.
Ilustrasi sarung bantal bersih dapat membuat tidur lebih sehat.

PONTIANAK POST - Pernahkah Anda bangun tidur dengan wajah berminyak atau merasa gatal-gatal? Bisa jadi, penyebabnya adalah sarung bantal yang sudah lama tidak diganti.

Meskipun terlihat bersih, sarung bantal bisa menjadi sarang kotoran, minyak, dan bakteri yang memengaruhi kesehatan kulit dan kualitas tidur Anda.

Lalu, seberapa sering kita harus menggantinya?

Menurut para ahli, jawabannya tidak sesederhana yang kita kira. Yuk, simak penjelasannya!

  1. Idealnya: Ganti Setiap 3-4 Hari  

Melansir dari The Spruce, para ahli menyarankan untuk mengganti sarung bantal setidaknya setiap 3-4 hari.

Kenapa? Karena selama tidur, wajah kita mengeluarkan minyak, keringat, dan sel-sel kulit mati yang menempel pada kain.

Jika tidak sering diganti, kotoran ini bisa menumpuk dan memicu masalah kulit seperti jerawat atau iritasi.

  1. Pertimbangkan Jenis Kulit Anda  

Frekuensi penggantian juga bisa disesuaikan dengan jenis kulit.

Jika Anda memiliki kulit berminyak atau rentan berjerawat, sebaiknya ganti lebih sering, misalnya setiap 2-3 hari.

Sementara itu, bagi yang berkulit kering, interval 4-5 hari mungkin sudah cukup.

Intinya, semakin banyak minyak dan kotoran yang menempel, semakin sering Anda harus menggantinya.

 

  1. Cuaca dan Aktivitas Juga Berpengaruh  

Cuaca panas atau aktivitas fisik yang membuat Anda lebih sering berkeringat juga memengaruhi seberapa cepat sarung bantal menjadi kotor.

Saat musim panas atau setelah berolahraga, disarankan untuk menggantinya lebih sering.

Begitu juga jika Anda sering tidur dengan rambut basah atau menggunakan produk rambut yang lengket.

  1. Pilih Bahan yang Tepat  

Bahan sarung bantal juga memengaruhi seberapa sering Anda perlu menggantinya.

Bahan seperti katun atau linen cenderung lebih mudah menyerap kotoran, sehingga perlu dicuci lebih sering.

Sementara itu, bahan sutra atau satin lebih tahan terhadap noda dan bisa bertahan sedikit lebih lama.

Namun, pastikan untuk tetap menjaga kebersihannya agar tidak menjadi sarang bakteri.

  1. Dampak pada Kesehatan Kulit dan Tidur  

Sarung bantal yang kotor tidak hanya memengaruhi kesehatan kulit, tetapi juga kualitas tidur Anda.

Kotoran yang menumpuk bisa menyebabkan bau tidak sedap dan memicu alergi atau iritasi.

Dengan menggantinya secara teratur, Anda bisa menjaga kebersihan tempat tidur dan tidur lebih nyenyak.

  1. Tips Merawat Sarung Bantal  

Selain mengganti secara rutin, pastikan untuk mencuci sarung bantal dengan benar.

Gunakan air hangat dan deterjen yang lembut untuk membunuh bakteri.

Jangan lupa untuk mengeringkannya sepenuhnya sebelum digunakan kembali agar tidak lembap dan berjamur.

 

Dengan menjaga kebersihan sarung bantal, Anda tidak hanya melindungi kesehatan kulit, tetapi juga menciptakan lingkungan tidur yang lebih nyaman.

Jadi, jangan lupa untuk mencatat jadwal penggantiannya, ya! (mif)

Editor : Miftahul Khair
#tips #bantal #ahli #sarung #Mengganti