PONTIANAK POST - Menjaga kepercayaan adalah fondasi penting dalam setiap hubungan.
Namun, ada kalanya perasaan tidak nyaman muncul karena muncul kecurigaan bahwa pasangan mungkin tidak jujur.
Meskipun mendeteksi kebohongan bukan hal mudah, psikolog dan pakar hubungan menyebutkan bahwa ada beberapa tanda yang bisa dikenali sebagai sinyal adanya ketidakjujuran.
Berikut ini adalah beberapa tanda yang mungkin menunjukkan bahwa pasangan sedang berbohong. Simak baik-baik agar Anda bisa lebih peka dan bijak dalam menyikapi hubungan.
Baca Juga: Mengatasi Kesepian Emosional: Aktivitas yang Bisa Membantu Anda
- Menghindari Kontak Mata
Salah satu tanda paling umum adalah saat pasangan menghindari menatap mata Anda secara langsung.
Menurut Dr. Paul Ekman, ahli ekspresi wajah terkemuka, orang yang berbohong cenderung mengalihkan pandangan dan berpura-pura sibuk untuk menghindari tatapan mata, sebagai bentuk perlindungan diri dari rasa bersalah.
- Terlalu Banyak Memberikan Detail
Jika pasangan mulai menjelaskan sesuatu dengan terlalu banyak rincian yang tidak relevan, bisa jadi itu tanda bahwa ia sedang berusaha menutupi sesuatu.
Dr. Ekman juga menyebut bahwa pelaku kebohongan cenderung menyusun cerita yang rumit agar terdengar meyakinkan. Padahal justru bisa memancing kecurigaan.
Baca Juga: Rahasia Hubungan Harmonis: Cara Tunjukkan Cinta pada Pasangan dengan Cara Sederhana
- Bicara dengan Nada Tak Konsisten
Perubahan nada suara yang mendadak, ucapan yang berbelit-belit, atau intonasi yang tidak biasa dapat menjadi tanda bahwa seseorang tidak sepenuhnya jujur.
Menurut Dr. Pamela Meyer, penulis dan pakar dalam mendeteksi kebohongan, cara bicara seperti ini sering kali muncul saat seseorang berusaha menyembunyikan sesuatu.
- Bahasa Tubuh yang Tidak Selaras
Bahasa tubuh yang tidak sinkron dengan ucapan dapat menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara pikiran dan perkataan.
Misalnya, seseorang bisa mengatakan “tidak” sambil mengangguk, atau menunjukkan senyum gugup saat membicarakan hal serius.
Gestur seperti menggenggam tangan, menyembunyikan telapak, atau menyentuh wajah juga patut dicermati.
- Menghindari Pertanyaan Langsung
Pasangan yang enggan menjawab pertanyaan secara langsung dan malah mengganti topik atau menjawab dengan kalimat menggantung, kemungkinan sedang menyembunyikan sesuatu.
Ketidakmampuan atau ketidakmauan untuk memberikan jawaban yang jelas sering kali menjadi strategi defensif untuk menghindari pengakuan.
Baca Juga: Jangan Abaikan! 5 Tanda Pria Malas Bekerja dan Tidak Bertanggung Jawab!
- Kalimat yang Ambigu atau Tidak Jelas
Penggunaan kalimat yang tidak tegas dan terkesan menggantung seperti “mungkin”, “kayaknya”, atau “aku lupa” bisa menjadi tanda seseorang mencoba menghindari penjelasan mendalam.
Kalimat ambigu ini digunakan agar lawan bicara tidak terus menelusuri topik yang sedang dibahas.
- Menghindari Kontak Fisik
Ketika seseorang merasa bersalah, mereka mungkin menghindari sentuhan fisik seperti berpegangan tangan, memeluk, atau sekadar bersentuhan ringan.
Dr Terri Orbuch, seorang psikolog hubungan, menyebutkan bahwa menjauh secara fisik bisa menjadi pertanda adanya jarak emosional karena rasa tidak nyaman akibat menyembunyikan sesuatu.
Mendeteksi kebohongan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun dengan memperhatikan bahasa tubuh, cara bicara, hingga respons terhadap pertanyaan, Anda bisa mengenali tanda-tanda yang mencurigakan.
Tetap utamakan komunikasi yang jujur dan terbuka agar hubungan tetap harmonis.
Jika kecurigaan Anda cukup kuat, ajak pasangan berdiskusi dengan tenang tanpa prasangka.
Hubungan yang sehat dibangun dari saling percaya, bukan kecurigaan yang terus tumbuh. (mif)
Editor : Miftahul Khair