Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bukan Sekadar Tren! Ini Manfaat Pilates untuk Postur, Kebugaran, dan Kesehatan Mental, Jadi Olahraga Favorit Anak Muda hingga Profesional

Syeti Agria Ningrum • Selasa, 23 September 2025 | 12:00 WIB
Ilustrasi wanita yang sedang latihan Pilates dengan menggunakan alat reformer di studio kebugaran.
Ilustrasi wanita yang sedang latihan Pilates dengan menggunakan alat reformer di studio kebugaran.

PONTIANAK POST - Rutinitas padat, pola hidup serba cepat, dan aktivitas sehari-hari yang banyak dilakukan sambil duduk di depan layar sering membuat tubuh terasa kaku, otot tegang, dan postur tidak ideal.

Ditambah lagi, stres akibat tekanan pekerjaan dan kehidupan sosial membuat banyak orang mencari alternatif olahraga yang bukan hanya menyehatkan secara fisik, tetapi juga memberi efek menenangkan pada mental.

Selama bertahun-tahun, pilihan olahraga masyarakat Indonesia cenderung berkutat pada lari, yoga, gym, atau bersepeda.

Namun kini ada satu olahraga yang mencuri perhatian yaitu Pilates. Popularitasnya melonjak bukan hanya di kalangan selebritis dunia, tetapi juga mulai berkembang pesat di Indonesia.

Banyak pusat kebugaran menambahkan satu kelas olahraga satu ini, studio khusus bermunculan di kota besar, dan kelas online menjadikannya semakin mudah diakses oleh siapa pun.

Jenis olahraga atau latihan fisik ini sendiri bukanlah tren baru. Ia diciptakan oleh Joseph Pilates pada awal abad ke-20 sebagai metode rehabilitasi untuk meningkatkan kekuatan, fleksibilitas, dan keseimbangan tubuh.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, ia kembali mendapat sorotan karena manfaatnya terbukti menjawab kebutuhan gaya hidup masa kini.

Menurut Pilates Science, olahraga ini mampu memperkuat otot inti, memperbaiki postur, dan meningkatkan kesadaran tubuh.

Sementara publikasi ilmiah Effects of Pilates on Health and Well-Being of Women oleh Springer menunjukkan bahwa latihan fisik ini tidak hanya bermanfaat secara fisik, tetapi juga membantu mengurangi ketegangan otot, memperbaiki kualitas hidup, bahkan mendukung kesehatan mental.

Tidak heran jika semakin banyak orang Indonesia tertarik mencobnya. Mulai dari pekerja kantoran yang sering duduk lama, ibu rumah tangga yang butuh olahraga aman dan efektif, hingga anak muda yang ingin tubuh bugar dengan cara yang berbeda.

Ia kini dianggap bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari gaya hidup sehat yang holistik.

Mengapa Pilates Menarik untuk Banyak Orang?

Ada beberapa alasan utama mengapa Pilates menjadi olahraga yang diminati masyarakat:

 

1. Melatih Fisik dan Mental

Berbeda dengan olahraga intensitas tinggi, olahraga ini menggabungkan gerakan halus dengan konsentrasi penuh.

Setiap sesi bukan hanya melatih otot, tapi juga menenangkan pikiran. Banyak orang menganggapnya sebagai bentuk meditasi aktif.

2. Manfaatnya Terlihat Relatif Cepat

Menurut Pilates Science, hasil dari olahraga ini bisa dirasakan dalam hitungan minggu  mulai dari postur tubuh yang lebih tegak, otot inti yang lebih kuat, hingga rasa tubuh yang lebih ringan.

3. Fleksibel untuk Semua Orang

Baik pemula, lansia, pekerja kantoran, ibu hamil, hingga atlet profesional, semua bisa menyesuaikan tingkat latihan sesuai kemampuan masing-masing.

Inilah yang membuatnya tidak eksklusif, melainkan inklusif untuk siapa saja.

4. Tidak Membutuhkan Peralatan Mahal di Awal

Hanya dengan matras sederhana, seseorang sudah bisa memulai latihan dasar Pilates di rumah.

Peralatan tambahan seperti reformer atau bola keseimbangan bisa digunakan ketika sudah lebih mahir.

Perkembangan Pilates di Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, popularitasnya di Indonesia semakin meningkat.

Pengaruh media sosial dan selebritas menjadi salah satu pendorong utamanya, karena banyak figur publik dan influencer yang membagikan pengalaman mereka berlatih Pilates sehingga menimbulkan rasa penasaran masyarakat untuk ikut mencoba.

Tren ini juga diperkuat dengan semakin banyaknya studio Pilates khusus yang hadir di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung, sementara pusat kebugaran turut menambahkan kelas baru dalam jadwal reguler mereka. 

Setelah pandemi, kelas daring semakin diminati karena memberikan kemudahan bagi masyarakat di luar kota besar untuk tetap berlatih tanpa harus datang ke studio.

Selain itu, tumbuhnya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat menjadikannya semakin relevan.

Ia tidak hanya menjaga kebugaran fisik, tetapi juga membantu mengurangi stres, sehingga dianggap sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat modern yang ingin seimbang secara jasmani dan mental.

Baca Juga: Mencoba Olahraga Padel yang Sedang Hype, Main Padel Pertama Kali: Seru, Menantang, dan Bikin Nagih

Mengapa Pilates Layak Dicoba?

Bagi sebagian orang di Indonesia, mungkin muncul pertanyaan: “Kenapa harus Pilates, bukannya ada banyak olahraga lain?” Jawabannya ada pada keunikan yang tidak mudah ditemukan dalam latihan kebugaran lainnya.

Di tengah gaya hidup modern, banyak pekerja kantoran maupun anak muda yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer atau gadget.

Kebiasaan ini sering menimbulkan masalah postur, nyeri punggung, hingga tubuh terasa kaku.

M etode latihan fisik ini menawarkan solusi yang lembut namun efektif, membantu memperbaiki postur, meredakan ketegangan, sekaligus membuat tubuh lebih rileks.

Keunggulan lain adalah sifatnya yang aman dan adaptif. Dengan gerakan yang terkontrol, ia bisa diikuti oleh siapa saja, termasuk mereka yang sedang dalam masa pemulihan cedera atau memiliki keterbatasan fisik tertentu.

Tidak hanya itu, ia juga dapat dipandang sebagai investasi kesehatan jangka panjang. 

Latihan ini tidak semata-mata membentuk tubuh agar lebih proporsional, tetapi juga melatih keseimbangan, fleksibilitas, serta kesadaran tubuh. Hasilnya, tubuh menjadi lebih tangguh dalam mencegah cedera, tetap luwes hingga usia lanjut, dan kualitas hidup pun meningkat.

Lebih dari sekadar latihan fisik, Pilates juga sering dianggap sebagai bentuk self-care. Di tengah rutinitas yang padat, tiap sesinya dapat menjadi ruang untuk mengambil napas, menenangkan pikiran, dan menikmati waktu khusus bagi diri sendiri.

Inilah yang membuatnya bukan hanya sekadar tren, melainkan gaya hidup yang memberi manfaat menyeluruh bagi tubuh maupun pikiran.

Ia bukan sekadar tren kebugaran yang viral, melainkan olahraga dengan manfaat nyata bagi tubuh dan pikiran.

Popularitasnya di Indonesia semakin berkembang berkat kemudahan akses dari studio khusus, kelas gym, hingga platform daring. (*)

Editor : Miftahul Khair
#manfaat #pilates #latihan fisik #Kebugaran #kesehatan mental #tren #olahraga