Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jadi Tren Olahraga Baru, Mengapa Padel Lebih Populer daripada Tenis di Kalangan Anak Muda?

Syeti Agria Ningrum • Selasa, 23 September 2025 | 19:30 WIB
Ilustrasi bermain padel yang kini menjadi lebih populer dibanding tenis.
Ilustrasi bermain padel yang kini menjadi lebih populer dibanding tenis.

PONTIANAK POST - Dalam beberapa tahun terakhir, padel mulai mendapat perhatian luas di berbagai kalangan, baik melalui media sosial, klub olahraga, maupun komunitas.

Olahraga raket ini kian populer karena menawarkan pengalaman bermain yang berbeda dan lebih mudah diakses.

Jika tenis sebelumnya dikenal sebagai olahraga raket dengan prestise tinggi, kini padel hadir sebagai alternatif baru yang berhasil menarik minat banyak orang hanya dalam waktu singkat.

Uniknya, padel bukanlah olahraga baru. Ia pertama kali muncul lebih dari 50 tahun lalu di Meksiko, namun popularitasnya justru melonjak belakangan ini, terutama di Eropa.

BBC Sport bahkan mencatat bahwa lebih dari 25 juta orang di dunia kini aktif memainkan padel angka yang pertumbuhannya jauh lebih cepat dibandingkan tenis. 

Di Indonesia, popularitas padel mulai terlihat dari semakin banyaknya pembangunan lapangan, unggahan para influencer bermain padel, serta tumbuhnya minat masyarakat untuk mencoba olahraga yang dinilai lebih menyenangkan, serta merekatkan kebersamaan dibandingkan tenis.

Fenomena ini menimbulkan satu pertanyaan menarik mengapa padel bisa lebih populer daripada tenis, olahraga yang selama puluhan tahun mendominasi dunia raket?

Jawabannya ternyata ada pada kombinasi unik antara kemudahan, hiburan, dan gaya hidup yang melekat pada padel.

Alasan Padel Lebih Populer daripada Tenis

1. Lebih Mudah Dipelajari

Salah satu daya tarik utama padel adalah tingkat kesulitannya yang relatif rendah. Lapangan padel lebih kecil dibandingkan lapangan tenis, dengan dinding kaca di sekelilingnya.

Menurut BBC Sport, dinding ini membuat bola lebih lama berada dalam permainan, sehingga pemain tidak cepat kehabisan poin.

Hal ini memberi keuntungan besar bagi pemula. Jika di tenis seringkali butuh waktu berbulan-bulan untuk bisa menguasai pukulan dasar, di padel seseorang bisa langsung bermain dengan lancar hanya dalam beberapa kali latihan. Bagi masyarakat modern yang cenderung sibuk, faktor ini menjadi nilai plus yang signifikan.

2. Lebih Menyenangkan

Padel dimainkan secara ganda (dua lawan dua), sehingga dari awal olahraga ini sudah menekankan kerja sama dan interaksi.

ITV News London menekankan bahwa padel bukan sekedar olahraga, tetapi juga kegiatan sosial yang menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang.

Di lapangan padel, permainan berlangsung lebih interaktif, sering disertai gelak tawa karena pantulan bola yang unik, serta lebih cair dibandingkan tenis yang terkesan formal.

Inilah alasan padel sering dipilih untuk rekreasi, pertemanan, hingga networking.

Baca Juga: Mencoba Olahraga Padel yang Sedang Hype, Main Padel Pertama Kali: Seru, Menantang, dan Bikin Nagih

3. Cocok untuk Semua Kalangan

Salah satu alasan padel populer adalah sifatnya yang ramah untuk semua usia.

Anak-anak, orang dewasa, hingga lansia bisa memainkannya tanpa tekanan besar pada sendi dan otot, berbeda dengan tenis yang membutuhkan kecepatan dan kekuatan lebih tinggi.

Padel juga dianggap aman karena lapangannya lebih kecil, pergerakan pemain tidak sejauh tenis, dan raketnya lebih ringan.

Tidak heran jika banyak keluarga memilih padel sebagai olahraga bersama lintas generasi.

4. Perkembangan Pesat

Informasi yang dirujuk dari Padel USA menyebut padel sebagai salah satu olahraga dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Lebih dari 25 juta orang kini aktif bermain padel, dan jumlah lapangan terus bertambah, khususnya di Eropa dan Amerika Latin.

Pertumbuhan ini menciptakan ekosistem baru: turnamen internasional, akademi pelatihan, hingga industri perlengkapan olahraga padel. Kehadiran media sosial dan selebritis yang ikut bermain padel turut mempercepat penyebarannya.

Di Indonesia sendiri, lapangan padel mulai bermunculan di Jakarta, Bali, dan kota besar lain, yang menandakan minat masyarakat semakin besar.

5. Faktor Hiburan dan Gaya Hidup

Selain aspek olahraga, padel juga erat kaitannya dengan tren gaya hidup. Banyak figur publik, atlet, hingga pesohor dunia yang terlihat memainkan padel, sehingga meningkatkan citra olahraga ini sebagai aktivitas modern dan stylish.

Padel juga sering dikaitkan dengan komunitas yang eksklusif, meskipun pada praktiknya justru lebih inklusif karena bisa dimainkan siapa saja.

Kombinasi antara hiburan, kesehatan, dan status sosial inilah yang membuat padel semakin populer dibandingkan tenis.

Padel hadir bukan sekadar sebagai alternatif dari olahraga tenis, popularitasnya tidak lepas dari kelebihan seperti mudah dipelajari, dan aman dimainkan oleh berbagai kalangan. Pertumbuhan global padel yang luar biasa juga membuatnya diprediksi akan terus berkembang, termasuk di Indonesia. (*)

Editor : Miftahul Khair
#tenis #anak muda #padel #olahraga #populer