Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Push-Up Sama Efektifnya dengan Bench Press, Begini Cara Benar Melakukannya agar Hasil Maksimal

Khoiril Arif Ya'qob • Kamis, 26 Februari 2026 | 16:15 WIB

Ilustrasi push-up yang benar.
Ilustrasi push-up yang benar.

PONTIANAK POST - Selain dikaitkan dengan kesehatan jantung, push-up juga disebut efektif membangun massa otot, bahkan tanpa perlu alat gym mahal.

Selama ini, latihan angkat beban seperti bench press sering dianggap lebih unggul dalam membentuk dada dan trisep.

Namun dalam kanal YouTube SB30Health menegaskan ada mitos bahwa latihan dengan berat badan sendiri dianggap biasa banget.

Mengacu pada studi tahun 2017, dua kelompok dibandingkan. Kelompok pertama angkat beban bench press dengan berat sekitar 40% dari kekuatan maksimal mereka.

Kelompok kedua cuma melakukan push-up standar dengan berat badan mereka sendiri. Setelah delapan minggu, hasilnya dinilai mengejutkan.

“Peneliti menemukan bahwa peningkatan ketebalan otot, atau hipertrofi otot, di dada dan trisep sama-sama terjadi di kedua kelompok. Bahkan peningkatan kekuatan maksimalnya hampir sama,” ungkap dalam YouTube tersebut.

Kesimpulannya tegas, push-up sudah terbukti secara ilmiah bisa merangsang pertumbuhan otot sama efektifnya dengan bench press di alat gym, asalkan dilakukan dengan benar dan serius.

Kunci utamanya bukan sekadar jumlah repetisi, melainkan intensitas. Kamu harus melakukannya sampai otot benar-benar capek maksimal.

Di dunia fitness, istilahnya dekat dengan kegagalan. Jika seseorang mampu 20 kali tetapi berhenti di 10, disebutkan bahwa itu belum cukup merangsang pertumbuhan otot.

Namun latihan juga perlu strategi. Tantangan seperti 100 push-up setiap hari dinilai tidak ideal.

“Penelitian bilang ini nggak ideal karena melatih otot yang sama setiap hari dengan intensitas tinggi sampai gemetaran justru bisa menghambat hasil kamu. Ingat, otot tumbuh saat kita istirahat atau tidur, bukan saat kita Latihan,” ungkapnya.

Rekomendasi yang disampaikan merujuk pada meta-analisis penelitian kebugaran, melatih kelompok otot yang sama dua hingga tiga kali seminggu dinilai lebih optimal dibanding setiap hari.

Prinsip progressive overload juga dianjurkan, misalnya dengan variasi push-up menurun atau menambahkan beban menggunakan ransel.

“Lantai kamu bisa jadi alat gym terbaik, gratis, buka 24/7, dan terbukti secara ilmiah efektif buat kamu,” pungkasnya. (*)

Editor : Miftahul Khair
#studi #push up #kesehatan jantung #bench press #olahraga #membangun massa otot