Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Dokter Spesialis: Pengertian, Pendidikan, dan Jenisnya di Indonesia

Aristono Edi Kiswantoro • Kamis, 16 April 2026 | 22:32 WIB
OPERASI : Dokter bedah mulut melakukan praktik operasi orthognathic (bedah rahang) dalam sesi hands-on di RSUD Soedarso, Pontianak.
OPERASI : Dokter bedah mulut melakukan praktik operasi orthognathic (bedah rahang) dalam sesi hands-on di RSUD Soedarso, Pontianak.

 

PONTIANAK POST - Dokter spesialis adalah dokter (dr.) atau dokter gigi (drg.) yang menempuh pendidikan lanjutan untuk mendalami bidang tertentu dalam ilmu kedokteran atau kedokteran gigi.

Pendidikan lanjutan tersebut dilakukan melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) atau Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS).

Sebelum mengikuti program spesialis, seorang dokter harus terlebih dahulu menyelesaikan pendidikan dokter umum atau dokter gigi serta lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) atau Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Gigi (UKMP2DG).

Baca Juga: Seleksi Dokter Spesialis Bakal Terpusat, Pemerintah Bentuk Panitia Nasional: Sistem Baru Berlaku di PTN dan PTS

Selain itu, dokter juga wajib menjalani masa internship (magang) di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Program pendidikan spesialis di Indonesia umumnya berlangsung selama 6 hingga 11 semester untuk dokter spesialis dan 6 hingga 12 semester untuk dokter gigi spesialis. Selama menjalani pendidikan tersebut, peserta disebut residen.

 

Perbedaan Dokter Umum dan Dokter Spesialis

Dokter umum bertugas menangani berbagai masalah kesehatan dasar, seperti:

Jika ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih spesifik, dokter umum akan merujuk pasien ke dokter spesialis sesuai bidang penyakitnya.

Sementara itu, dokter spesialis memiliki keahlian khusus pada bagian tubuh atau jenis penyakit tertentu sehingga dapat memberikan penanganan lebih mendalam.

 

Macam-Macam Dokter Spesialis

Berikut beberapa jenis dokter spesialis yang umum di Indonesia.

1. Dokter Spesialis Bedah (Sp.B)

Menangani berbagai tindakan operasi untuk mengobati atau mendiagnosis penyakit maupun cedera.

2. Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Sp.PD)

Menangani berbagai penyakit organ dalam pada pasien dewasa, seperti gangguan metabolisme atau infeksi organ dalam.

3. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (Sp.JP)

Mengobati penyakit jantung seperti serangan jantung, gagal jantung, atau gangguan pembuluh darah.

4. Dokter Spesialis Paru (Sp.P)

Menangani penyakit pada sistem pernapasan seperti tuberkulosis, asma, dan kanker paru.

5. Dokter Spesialis Anak (Sp.A)

Menangani kesehatan bayi, anak, dan remaja hingga usia 18 tahun.

6. Dokter Spesialis Saraf (Sp.S)

Menangani gangguan sistem saraf seperti stroke, epilepsi, dan penyakit saraf lainnya.

7. Dokter Spesialis Kandungan dan Ginekologi (Sp.OG)

Menangani kehamilan, persalinan, dan kesehatan reproduksi perempuan.

8. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Sp.KK)

Mengobati penyakit kulit seperti alergi, infeksi jamur, hingga infeksi menular seksual.

9. Dokter Spesialis Mata (Sp.M)

Menangani gangguan penglihatan serta penyakit mata seperti katarak atau glaukoma.

10. Dokter Spesialis THT (Sp.THT)

Menangani gangguan telinga, hidung, dan tenggorokan seperti sinusitis atau infeksi telinga.

 

Spesialisasi Lain dalam Kedokteran

Selain spesialis utama, terdapat juga berbagai subspesialis atau bidang khusus, seperti:

Dalam bidang kedokteran gigi juga terdapat spesialis seperti:

 

Kapan Harus ke Dokter Spesialis?

Pasien biasanya akan dirujuk ke dokter spesialis jika:

Namun, dalam beberapa kasus pasien juga dapat langsung berkonsultasi ke dokter spesialis sesuai keluhan yang dialami. (ars)

 

Daftar Dokter Spesialis yang Paling Sering Dikunjungi Pasien

Spesialis Gelar Menangani
Penyakit Dalam Sp.PD Penyakit organ dalam pada orang dewasa seperti diabetes, hipertensi, infeksi
Anak (Pediatri) Sp.A Kesehatan bayi, anak, dan remaja
Kandungan & Kebidanan Sp.OG Kehamilan, persalinan, dan kesehatan reproduksi wanita
Jantung & Pembuluh Darah Sp.JP Penyakit jantung, serangan jantung, aritmia
Paru Sp.P Penyakit paru seperti TBC, asma, pneumonia
Saraf Sp.S Stroke, epilepsi, gangguan saraf
Bedah Sp.B Operasi berbagai penyakit atau cedera
Mata Sp.M Gangguan penglihatan, katarak, glaukoma
Kulit & Kelamin Sp.KK Penyakit kulit, alergi, infeksi menular seksual
THT Sp.THT Gangguan telinga, hidung, dan tenggorokan
Ortopedi Sp.OT Cedera tulang, sendi, dan otot
Urologi Sp.U Gangguan ginjal, kandung kemih, dan prostat
Psikiatri Sp.KJ Gangguan kesehatan mental seperti depresi atau bipolar
Rehabilitasi Medis Sp.KFR Pemulihan fungsi tubuh setelah cedera atau penyakit
Gizi Klinis Sp.GK Terapi gizi untuk penyakit tertentu

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#jenis dokter spesialis #daftar dokter spesialis #spesialis medis Indonesia #layanan kesehatan #dokter spesialis