Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Berapa Lama Durasi Olahraga yang Ideal? Ini Penjelasan Dr Tirta untuk Hidup Sehat hingga Jadi Atlet

Khoiril Arif Ya'qob • Jumat, 17 April 2026 | 13:39 WIB
Ilustrasi durasi olahraga yang ideal. (FREEPIK)
Ilustrasi durasi olahraga yang ideal. (FREEPIK)

 

PONTIANAK POST - Durasi olahraga yang ideal ternyata tidak bisa disamaratakan untuk semua orang. Dalam kanal YouTube Dosis Kesehatan, dr. Tirta menjelaskan, kebutuhan waktu berolahraga sangat bergantung pada tujuan, mulai dari sekadar menjaga kesehatan hingga menjadi atlet.

Banyak orang masih bingung menentukan berapa lama waktu olahraga yang tepat setiap minggu. Menurut dr. Tirta, hal tersebut sangat bergantung pada tujuan masing-masing individu.

Jika tujuan utama adalah menjaga kesehatan jangka panjang, khususnya agar tetap bugar di masa tua, maka durasi olahraga yang dianjurkan mengacu pada hasil berbagai penelitian terbaru.

Baca Juga: Tips Olahraga dan Menu Buka Puasa ala Ade Rai, Hindari Lonjakan Gula

“Minimal 150 sampai 300 menit per minggu,” jelasnya.

Durasi tersebut sebaiknya tidak hanya diisi satu jenis latihan saja. Kombinasi antara olahraga kardio dan latihan kekuatan (strength training) dinilai paling efektif untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Kardio membantu menjaga kesehatan jantung dan paru-paru, sementara latihan kekuatan berperan penting dalam mempertahankan massa otot dan kepadatan tulang, terutama seiring bertambahnya usia.

Baca Juga: Riset: Olahraga 3 Menit Sehari Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Namun, kebutuhan ini akan berbeda jika seseorang memiliki tujuan yang lebih spesifik, seperti menjadi atlet.

Dalam kondisi tersebut, durasi latihan tentu lebih tinggi dan intens. dr. Tirta menyebut bahwa latihan atlet bisa mencapai lebih dari 300 menit per minggu, tergantung jenis olahraga dan target performa.

“Kalau tujuannya jadi atlet, tentu latihannya lebih banyak,” ujarnya.

Dengan demikian, tidak ada satu patokan tunggal dalam menentukan durasi olahraga. Yang terpenting adalah menyesuaikan dengan tujuan, kemampuan tubuh, serta konsistensi dalam menjalaninya.

Pendekatan yang tepat dalam berolahraga tidak hanya membantu mencapai target kebugaran, tetapi juga mencegah risiko cedera dan menjaga kesehatan dalam jangka panjang. (*)

Editor : Miftahul Khair
#durasi olahraga #dr Tirta #hidup sehat #atlet