PONTIANAK POST - Dunia tanaman hias kembali diramaikan oleh primadona baru bernama Philodendron Dragon Fire.
Tanaman yang akrab dijuluki "Nogo Geni" ini naik daun karena corak kuning keemasannya yang tampak seperti lukisan tangan di atas daun hijau segar.
Annisa Durotus Safa, pemilik Kebun Wit.Tanduran, mengungkapkan bahwa daya tarik utama Nogo Geni terletak pada evolusinya.
Bentuk daunnya memanjang dengan tepi bergerigi lembut menyerupai jemari manusia, namun bentuk ini akan terus berubah dari fase muda ke dewasa.
"Bagi kolektor, Dragon Fire bukan sekadar tanaman, melainkan karya seni alam. Setiap helai daunnya adalah kejutan karena coraknya tidak pernah sama," ujar perempuan yang akrab disapa Nisa tersebut, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: 5 Jenis Tanaman Hias yang Bermanfaat untuk Taman Anda
Warna Emas yang Terus Berubah
Keunikan Nogo Geni terletak pada gradasi warnanya. Saat masih muda, daun akan tampak kuning pucat yang lembut. Seiring bertambahnya usia, warna tersebut akan berubah menjadi kuning emas (golden) yang menyala.
Variasi polanya pun beragam, mulai dari garis-garis tidak beraturan hingga motif marble yang mewah.
"Seringkali kita tidak tahu hasilnya akan seperti apa. Bisa keluar warna yang sangat mencolok (gonjreng), atau justru biasa saja. Itulah seninya merawat tanaman variegata," tambah Nisa.
Perawatan 'Bersahabat' dan Tahan Panas
Berbeda dengan jenis variegata lain yang biasanya manja, Dragon Fire tergolong tanaman yang tahan banting. Jika tanaman variegata umumnya mudah terbakar sinar matahari, Nogo Geni justru lebih tahan panas.
Baca Juga: Tips Sukses Menanam Bidara India di Lahan Sempit Rumah Anda
Namun, Nisa tetap menyarankan penempatan di area "teduh terang" agar warna daun tetap cerah dan tidak kusam.
Untuk perawatan harian, penyiraman cukup dilakukan 3-5 hari sekali menyesuaikan kelembapan media tanam. Media tanam sendiri disarankan diganti setiap 6-12 bulan sekali agar tetap porous.
"Untuk nutrisi, cukup berikan pupuk organik atau NPK slow release setiap tiga bulan sekali," jelasnya.
Pamor Mendunia hingga ke Thailand
Populer awal di wilayah Malang, pamor Nogo Geni kini telah menyebar ke seluruh Indonesia hingga mancanegara. Thailand menjadi salah satu negara yang paling gemar mengimpor tanaman ini dari Indonesia karena keindahan dan kelangkaannya.
Menariknya, hingga kini asal-usul genetik Dragon Fire masih menjadi misteri di kalangan pehobi. Ada yang menyebutnya mutasi dari Thaumatophyllum selloum, namun ada pula yang mengaitkannya dengan Philodendron bipinnatifidum.
Baca Juga: Kementan Optimistis Indonesia Jadi Eksportir Besar Tanaman Hias
Meski identitas pastinya masih diperdebatkan, satu yang pasti: pesona "Si Naga Api" ini telah sukses mencuri hati para kolektor tanaman hias dunia. (*)
Editor : Chairunnisya