PONTIANAK POST - Bunga mawar selalu punya tempat istimewa di hati pencinta tanaman. Warnanya memikat, aromanya harum, dan tampil cantik di sudut taman rumah.
Tak sedikit orang ingin menambah koleksi mawar tanpa harus membeli tanaman baru. Salah satu cara yang paling praktis dilakukan adalah stek batang.
Menurut Iftiyah Mufidah, pemilik akun @gardeningwithift, teknik stek justru memiliki kelebihan dibanding okulasi.
"Kalau distek, tanaman lebih kokoh dan tidak mudah stres. Bila menggunakan teknik okulasi butuh keterampilan khusus, biasanya dipakai petani mawar skala besar,’’ ujarnya, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Perbaikan Sel Kulit Lebih Optimal dengan Air Mawar dan Mentimun
Hampir semua jenis mawar bisa diperbanyak dengan stek. Namun, tiap varietas memiliki karakter berbeda. Ada jenis yang mudah tumbuh, tetapi ada pula yang membutuhkan proses lebih lama.
’’Tidak semua jenis mudah distek. Ada yang cepat tumbuh, ada juga yang butuh kesabaran ekstra,’’ jelasnya.
Keberhasilan stek juga dipengaruhi pemilihan batang. Iftiyah menyarankan memilih batang yang tidak terlalu muda maupun terlalu tua. Kondisinya harus sehat, cukup kokoh, dan bebas dari hama maupun penyakit.
’’Pilih batang yang sedang saja. Asal cukup kokoh dan sehat dan tidak terkena hama atau penyakit,’’ kata Iftiyah.
Baca Juga: Alasan Mengapa Teknik Stek Mawar Lebih Menguntungkan Dibandingkan Teknik Okulasi
Dengan teknik sederhana ini, pencinta tanaman bisa memperbanyak mawar sendiri di rumah. Selain hemat, prosesnya juga memberi kepuasan tersendiri saat tunas baru mulai tumbuh. (*)
Editor : Chairunnisya