PONTIANAK POST - Proses stek mawar membutuhkan kesabaran. Hasilnya biasanya mulai terlihat setelah tiga hingga empat minggu sejak batang ditanam.
Menurut Iftiyah Mufidah, pemilik akun @gardeningwithift, tanda stek berhasil bisa dilihat dari kondisi daun dan munculnya tunas baru.
’’Jika daun tetap hijau segar, muncul akar dan tunas baru, artinya proses stek berhasil. Kalau batang mengering, besar kemungkinan proses stek gagal,’’ lanjut Iftiyah, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Teknik Stek Mawar Dinilai Lebih Kokoh Dibanding Metode Okulasi Tanaman
Agar mawar tetap sehat dan produktif, perawatan rutin harus dilakukan. Pemupukan dan penyemprotan pestisida bisa dijadwalkan seminggu sekali pada hari berbeda.
Selain itu, batang yang kurang produktif juga perlu dipangkas untuk merangsang pertumbuhan tunas baru. ’’Rajin pruning sangat penting. Dari situ akan keluar tunas segar yang nantinya jadi bakal bunga lebih banyak,’’ tutur Iftiyah.
Dengan perawatan yang rutin, tanaman mawar hasil stek bisa tumbuh subur dan menghasilkan bunga lebih banyak. Cara ini pun menjadi solusi praktis dan hemat bagi pencinta tanaman di rumah. (*)
Editor : Chairunnisya