PONTIANAK POST - Di tengah tren tanaman hias yang terus berkembang, drynaria menjadi salah satu pilihan menarik bagi pemula.
Selain tampil eksotis, tanaman pakis epifit ini juga dikenal cukup tangguh dan mudah beradaptasi.
Samuel Hendyanto, owner Sams Plant, mengatakan kesalahan paling umum pemilik drynaria biasanya terjadi pada penempatan tanaman.
Jika kurang mendapat cahaya, pertumbuhan daun akan menjadi tidak beraturan. Selain itu, penyiraman yang jarang juga membuat tanaman cepat mengering.
Baca Juga: Pot Tanaman Bukan Sekadar Hiasan, Ini Cara Memilihnya Berdasarkan Ukuran, Bahan, dan Drainase
Meski begitu, Samuel menilai drynaria tetap tergolong tanaman yang mudah dirawat bahkan oleh pemula.
"Mereka bisa dibilang abadi. Saat kemarau mungkin menggundul, tapi saat musim hujan akan tumbuh lagi," jelasnya, dikutip dari Jawapos.
Karakter itulah yang membuat drynaria semakin diminati. Tanaman ini tetap mampu bertahan meski mengalami perubahan cuaca, asalkan kebutuhan cahaya dan kelembapannya terpenuhi.
Selain mudah dirawat, drynaria juga memberikan nilai estetika tersendiri pada rumah. Ukurannya yang besar serta bentuk daun unik membuat suasana rumah terasa lebih alami.
Baca Juga: 5 Jenis Tanaman Hias yang Bermanfaat untuk Taman Anda
Bahkan, tanaman ini kerap dipakai sebagai elemen dekorasi untuk menghadirkan kesan hijau natural ala hutan tropis.
’’Kalau ditaruh di rumah, kesannya jadi kayak di hutan tropis,’’ tutur Samuel.
Dengan penempatan yang tepat serta penyiraman rutin, drynaria dapat tumbuh subur dalam jangka panjang dan menjadi koleksi tanaman hias yang menarik di rumah. (*)
Editor : Chairunnisya