PONTIANAK POST - Jagung ungu tidak hanya bisa ditanam di lahan luas. Tanaman ini juga dapat tumbuh subur di pekarangan rumah menggunakan polybag dengan ukuran yang tepat.
Menurut penghobi tanaman Lia Wiji Rahayu, menanam langsung di tanah memang lebih ideal karena akar dapat menyerap nutrisi lebih leluasa. Namun, penggunaan polybag tetap memungkinkan menghasilkan jagung berukuran besar.
’’Minimal ukuran polybag 35x35 cm, dan hasil nya tetap besar,’’ ujarnya, dikutip dari Jawapos.
Lia menggunakan media tanam sederhana berupa campuran tanah, sekam, dan pupuk kohe dengan perbandingan 3:2:1.
Baca Juga: Tanam Jagung Tahap II, Desa Kenaman-Sanggau Dukung Swasembada Pangan 2026
Selama masa tanam, media juga perlu ditambah pupuk kompos atau kohe bila volumenya mulai berkurang.
’’Saya biasanya menambah pupuk kohe atau kompos kalau media di polybag mulai berkurang selama masa tanam,’’ jelas Lia.
Jagung ungu termasuk tanaman dataran rendah yang membutuhkan sinar matahari penuh dari pagi hingga sore. Intensitas cahaya disebut sangat memengaruhi warna ungu pada bijinya.
Baca Juga: Bengkayang Dibidik Jadi Sentra Jagung Nasional, Kalbar Perkuat Ketahanan Pangan
’’Cahaya sangat berpengaruh pada warna ungunya. Semakin cukup si nar matahari, warna ungu nya makin pekat,’’ terang perempuan kelahiran Pacitan itu.
Selain cahaya, penyiraman juga perlu diperhatikan. Lia menyarankan penyiraman dua kali sehari agar tanah tetap lembap namun tidak terlalu becek. ’’Kalau ter lalu kering, pertumbuhan bisa melambat,’’ katanya.(*)
Editor : Chairunnisya