PONTIANAK POST - Musim hujan membuat tanaman cabai lebih rentan mengalami kerusakan.
Curah hujan tinggi menyebabkan kelembapan meningkat dan sirkulasi udara di sekitar tanaman menjadi kurang optimal.
Kondisi tersebut dapat memicu berbagai penyakit, mulai dari busuk akar hingga antraknosa atau patek pada buah cabai.
Baca Juga: Strategi Pemupukan Cabai Saat Musim Hujan agar Bunga Tidak Rontok
“Tantangan terbesar merawat cabai saat musim hujan itu kelembapan yang terlalu tinggi dan tanah yang terlalu basah. Jika terus-menerus kena hujan, akar mudah busuk dan penyakit cepat muncul,” ujar kreator kebun @loteng_garden Ainul Anwar, dikutip dari Jawapos.
Pangkas Daun agar Sirkulasi Udara Lancar
Salah satu cara yang dilakukan Ainul untuk menjaga tanaman tetap sehat adalah memangkas daun dan ranting yang terlalu rimbun atau sudah tua.
Menurutnya, langkah ini membantu memperlancar sirkulasi udara di sekitar tanaman sehingga kelembapan tidak terlalu tinggi.
Baca Juga: Tips Merawat Cabai Saat Musim Hujan agar Tidak Mudah Busuk
“Untuk mengurangi kelembapan agar tidak terlalu tinggi juga,” lanjutnya.
Dengan kondisi tanaman yang lebih terbuka, risiko serangan jamur dan penyakit akibat kelembapan juga bisa ditekan.
Gunakan Naungan Saat Hujan Deras
Bagi tanaman cabai yang ditanam di pot atau polybag, Ainul menyarankan untuk memindahkannya ke area yang lebih terlindung saat hujan deras berlangsung terus-menerus.
Baca Juga: Lele dan Nila Jadi Pilihan Ikan Terbaik untuk Akuaponik Pemula
Alternatif lain yang bisa dilakukan adalah memasang naungan agar tanaman tetap mendapatkan cahaya matahari tanpa terkena hujan secara langsung.
“Naungan seperti plastik UV atau paranet bisa menekan curah hujan, tapi tetap terkena cahaya matahari,” tuturnya.
Kenali Gejala Penyakit Sejak Awal
Selain perlindungan fisik, pekebun juga perlu mengenali tanda-tanda awal penyakit pada tanaman cabai.
Gejalanya bisa muncul secara mendadak dan harus segera ditangani.
Baca Juga: Cara Merawat Akuaponik agar Tanaman dan Ikan Tetap Sehat
“Tanda awalnya daun tiba-tiba layu padahal tanah basah, pangkal batang menghitam, atau ada bercak hitam kecil pada buah yang lama-lama melebar. Kalau sudah seperti ini harus cepat ditangani,” terang Ainul.
Menurutnya, penanganan cepat menjadi kunci agar penyakit tidak menyebar dan menyebabkan gagal panen. (*)
Editor : Chairunnisya