Cara Mengatasi Hama Lalat Buah pada Tanaman Markisa

Chairunnisya • Dipublikasikan Jumat, 29 Mei 2026 | 17:46 WIB
Ilustrasi markisa (DOK JAWAPOS)
Ilustrasi markisa (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Buah markisa yang siap dipanen biasanya mudah dikenali dari perubahan warna kulitnya. Saat matang, warna buah berubah dari hijau menjadi kuning dengan semburat merah keunguan.

“Saat matang, warna buah berubah dari hijau menjadi kuning dengan semburat merah keunguan. Tangkai buahnya juga akan berubah kecokelatan dan mudah lepas. Bahkan sering kali buah matang jatuh sendiri dari pohonnya,” ujar kreator konten berkebun @kebunvieta, Wiwit Purwitasari, dikutip dari Jawapos.

Namun, dalam perawatan sehari-hari, hama menjadi tantangan yang sering dihadapi pekebun markisa. Salah satu yang paling sering menyerang adalah lalat buah.

Baca Juga: Rahasia Pemupukan dan Pemangkasan Markisa agar Rajin Berbuah

“Buah yang terserang biasanya terlihat bagus dari luar, tetapi setelah dibuka ternyata bagian dalamnya sudah busuk,” jelasnya.

Gunakan Perangkap Alami

Untuk mengatasi serangan lalat buah, Vieta menggunakan perangkap sederhana dari botol plastik bekas dan atraktan petrogenol.

Baca Juga: Markisa Subur Daun tapi Tak Berbuah? Ini Penyebab yang Sering Terjadi

“Tujuannya untuk menjebak lalat jantan supaya tidak bisa membuahi lalat betina. Dengan begitu, serangan lalat buah bisa dikendalikan tanpa bahan kimia,” ucapnya.

Cara ini membantu menekan populasi lalat buah secara alami tanpa harus menggunakan pestisida kimia berlebihan. (*)

Editor : Chairunnisya
tanaman berbuah tanaman