PONTIANAK POST - Selain memiliki nilai jual tinggi, Red Feifeng juga digemari karena penampilannya yang unik.
Ikan yang termasuk kelompok American Flagtail ini memiliki sejumlah ciri yang membedakannya dari kerabat dekatnya, Yellow Feifeng.
Dilansir dari Jawapos, penghobi ikan hias, Sugeng Supariyanto, mengungkapkan bentuk tubuh keduanya sekilas memang mirip. Warna tubuhnya pun sama-sama didominasi abu-abu.
Baca Juga: Rahasia Membesarkan Red Feifeng hingga Bernilai Ratusan Ribu Rupiah
Namun, terdapat beberapa perbedaan yang cukup mudah dikenali.
Sisik dan Warna Lebih Menonjol
Sugeng menjelaskan bahwa Red Feifeng memiliki sisik yang lebih terlihat dibandingkan Yellow Feifeng.
’’Kalau Yellow Feifeng sisiknya samar,’’ terang Sugeng.
Baca Juga: Red Feifeng, Ikan Amazon yang Menarik untuk Koleksi dan Investasi
Selain itu, Red Feifeng memiliki sirip bawah berwarna merah serta ekor dengan kombinasi warna merah dan hitam.
’’Yellow cenderung pudar. Tidak terlalu menonjol,’’ katanya.
Harga Lebih Mahal dari Yellow Feifeng
Red Feifeng dan Yellow Feifeng sama-sama termasuk American Flagtail. Namun, harga keduanya memiliki perbedaan cukup jauh.
Baca Juga: Warna Unik dan Lucu, Botana Lavender Cocok untuk Penghobi Ikan Pemula
’’Harga nya cukup jauh,’’ katanya.
Dengan ukuran yang sama, Yellow Feifeng biasanya dipatok sekitar Rp 100 ribu per ekor karena sudah dapat dibudidayakan oleh peternak lokal. Sementara itu, Red Feifeng masih didatangkan dari luar negeri.
Membantu Membersihkan Akuarium
Keunikan lain yang membuat American Flagtail disukai penghobi adalah kebiasaannya memakan lumut.
Kebiasaan tersebut membantu menjaga kebersihan akuarium sehingga tampak lebih terawat.
Baca Juga: Mengenal Tiger Scat Hybrid Ikan Hias Premium dengan Corak Garis Polkado
’’Hanya Red Feifeng punya warna lebih bagus,’’ tuturnya.
Selain aktif dan lincah, ikan ini juga tidak agresif terhadap ikan jenis lain sehingga relatif mudah dipelihara bersama penghuni akuarium lainnya. (*)
Editor : Chairunnisya